Quantcast
HEADLINE TOPIK:
Pelayanan Serentak Sejuta Akseptor di Luwu Timur Capai 1.040 Akseptor
Rabu,1 Juli 2020 | 11:10 WITA | Ryan

LUTIM – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Kabupaten Luwu Timur menggelar pelayanan serentak sejuta akseptor. Kegiatan ini juga dalam rangkaian Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-27 Tahun 2020.

Pelayanan serentak sejuta akseptor di lakukan tanggal 29 Juni 2020 diseluruh Kecamatan tepatnya di 17 Puskesmas yang ada di Kabupaten Luwu Timur. Kegiatan ini juga di pantau langsung Asisten Pemerintahan, Dohri As’ari mewakili Bupati Luwu Timur bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Luwu Timur, Puspawati.

Meski dalam suasana pandemi virus corona atau Covid-19, pelayanan serentak sejuta akseptor tetap dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan ketat dan mendapat pengawasan dari Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (TGTPP) Kabupaten Luwu Timur.

Untuk melengkapi kebutuhan pelayanan kesehatan, Tim GTPP Luwu Timur juga menyerahkan bantuan 100 set Alat Pelindung Diri (APD) bagi tenaga kesehatan agar tetap aman saat melakukan tindakan medis.

“Pelayanan sejuta akseptor di Luwu Timur sukses menjaring 1.040 akseptor. Capaian ini berkat kerjasama yang baik oleh penyuluh KB lapangan, tenaga kesehatan, dan kader yang proaktif melakukan penjaringan akseptor di masing-masing wilayah,” kata Nursih Hariani, Kepala DP2KB Luwu Timur, Selasa (30/06/2020).

Nursih merincikan, dari jumlah 1.040 akseptor yang terjaring, pengguna Pil sebanyak 263 akseptor, kondom sebanyak 51 akseptor, suntik berjumlah 289 akseptor, IUD sebanyak 49 akseptor, implant sebanyak 388 akseptor. Sementara MOP dan MOW tidak ada akseptor yang terjaring.

Ia menambahkan, kegiatan pelayanan serentak sejuta akseptor ini dalam rangka peringatan Harganas ke-27 Tahun 2020 dengan tema nasional “Melalui Keluarga Kita Wujudkan Sumber Daya Manusia Unggul Menuju Indonesia Maju” yang serentak dilakukan diseluruh Indonesia. (hms/ikp/kominfo)

Redaksi menerima komentar terkait berita atau siaran pers yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
loading...