Quantcast
HEADLINE TOPIK:
Hari Ini Total Pasien Sembuh Bertambah Menjadi 820, Tidak Ada Kasus Baru
Selasa,11 Agustus 2020 | 19:22 WITA |

LUTIM – Angka kasus corona yang telah sembuh atau selesai isolasi jumlahnya kembali bertambah hari ini, Selasa (11/08/2020). Informasi ini berdasarkan data di website http://covid19.luwutimurkab.go.id dan juga informasi dari Jubir Tim GTPP Lutim.

“Alhamdulillah, pada hari ini jumlah pasien sembuh kembali bertambah sebanyak 6 orang,” ujar Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid19 Kabupaten Luwu Timur, Masdin.

Penambahan tersebut membuat angka pasien selesai isolasi meningkat menjadi 820 orang. “Ini merupakan bukti bahwa tim terus bekerja demi terbebasnya Luwu Timur dari Virus corona,” tambahnya.

Kepala Dinas Kominfo tersebut merinci 6 tambahan pasien sembuh berasal dari 2 kecamatan, yakni Kecamatan Wasuponda sebanyak 4 orang dan Kecamatan Nuha sebanyak 2 orang yang selesai isolasi atau telah negatif virus corona.

Informasi lainnya yang disampaikan oleh mantan Camat Mangkutana tersebut ialah tidak adanya tambahan kasus baru konfirmasi covid-19. “Alhamdulillah, selain kabar sembuh, kabar baik lainnya hari ini ialah tidak ada satupun kasus baru konfirmasi virus corona. Ini adalah hari ke-2 tidak ada kasus baru, dan semoga sampai wabah ini hilang tidak ada lagi kasus baru,” harap Masdin.

Sekedar diketahui bahwa data akumulatif kasus konfirmasi virus corona di Kabupaten Luwu Timur sebanyak 858 kasus, dimana 820 orang telah dinyatakan sembuh dan telah selesai isolasi setelah menjalani perawatan. Ini berarti tersisa 36 orang lagi yang masih dalam perawatan.

Berikut update lengkap perkembangan virus corona di Kab. Luwu Timur per tanggal 11 Agustus 2020 :

1. Konfirmasi 858 (simtomatik 2, asimtomatik 34, sembuh/selesai isolasi 820, meninggal 2),

2. Probable 12 (probable 9, meninggal 3),

3. Suspek 595 (proses isolasi 24, discarded 569, meninggal 2),

4. Kontak Erat 1.889 (proses karantina 84, discarded 1.805). (rhj)

Redaksi menerima komentar terkait berita atau siaran pers yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
loading...