Quantcast
HEADLINE TOPIK:
Kakan Kemenag Lutim Hadiri Rapat Di Bawaslu, Ini Yang Dibahas
Kamis,13 Agustus 2020 | 19:34 WITA |

LUTIM — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Luwu Timur, H. Muhammad Nur Halik menghadiri rapat yang digelar oleh Bawaslu Kabupaten Luwu Timur, Kamis, (13/8/2020).

Dalam rapat yang dipimpin oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Luwu Timur, Rachman Atja, menjelaskan tentang bagaimana tugas dan fungsi Bawaslu di Media Center Bawaslu Lutim.

Kakan Kemenag Lutim, H. Muhammad Nur Halik dalam kesempatan ini menyampaikan bahwa, Kementerian Agama selalu menjadi sorotan yang sangat seksi, selalu menjadi sorotan ketika Pemilu, Sebagai poros seluruh Agama Tokoh Agama.

“Poin pertama Peran Tokoh Agama mampu menggunakan hak pilihnya sebaik-baiknya, jangan ada kampanye terselubung. Poin yang kedua, Tokoh Agama saya harapkan pula menyuarakan kepada masyarakat untuk tidak golput, golput itu tidak benar. Poin ketiga, Tugas Tokoh Agama, harus bersinergi dengan KPU, Bawaslu dan seluruh Penyelenggara Pemilu,” tegasnya.

“Apa yang diharapkan oleh Bawaslu Terhadap Tokoh Agama mohon didukung, sehingga berjalan secara alami, dan rill. Siapapun yang menang pada bakal calon, mari kita timbulkan rasa aman dan nyaman ditengah masyarakat, Tokoh Agama sebagai juru kebenaran dimasyarakat untuk mendinginkan suasana,” tambahnya.

“Saya yakin para Tokoh Agama ini adalah orang-orang yang sangat menghargai perdamaian,” jelas Nur Halik.

Sementara Ketua Bawaslu Luwu Timur, Rahman Atja menyampaikan tujuan dipanggilnya para Tokoh Agama ini. Ia menjelaskan bahwa bagaimana peran kita sebenarnya. Menurutnya, kita semua ini adalah pengawas Pilkada, mengambil peran dalam pemilihan kepala daerah ini dan Tokoh Agama bisa menjadi penyejuk.

Untuk diketahui, Tanggal 23 September 2020 merupakan penetapan calon dan pada tanggal 26 September 2020 ditetapkan pelaksanaan kampanye bagi masing-masing calon.

Adapun Tokoh Agama yang hadir pada rapat ini ialah Ketua Muhammadiyah, Pengurus NU, Ketua PHDI, dan rurut hadir Kasubag Tata Usaha Kemenag Lutim, H. Muhammad Jusri, Ketua FKUB, Ketua FKSG, Korsek, serta Pengurus Gereja Protestan. (*)

Redaksi menerima komentar terkait berita atau siaran pers yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
loading...