Quantcast
HEADLINE TOPIK:
Bertambah Lagi, Total Pasien Sembuh Dari Covid19 Mencapai 996 Dan 48 Kasus Baru
Jumat,18 September 2020 | 18:00 WITA |

LUTIM – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid19 Kabupaten Luwu Timur kembali memperbaharui update perkembangan virus corona, Jumat (18/09/2020).

Berdasarkan update terbaru yang terdapat di web http://covid19.luwutimurkab.go.id pukul 17:00 Wita, terlihat data kasus konfirmasi dan pasien selesai isolasi mengalami peningkatan drastis.

Juru Bicara Tim GTPP Lutim, Masdin saat dikonfirmasi mengatakan bahwa, untuk hari ini data kasus baru kembali bertambah sebanyak 32, sedangkan untuk kasus baru juga mengalami penambahan sebanyak 48 kasus.

“Dengan penambahan tersebut, total data pasien sembuh/selesai isolasi mencapai 996 orang, dan untuk data akumulatif kasus konfirmasi bertambah menjadi 1.143 kasus hingga hari ini,” jelas Masdin.

Kepala Dinas Kominfo ini pun merinci 32 pasien sembuh hari ini yang berasal dari Kecamatan Nuha 21 orang, Kecamatan Towuti 6 orang, Kecamatan Mangkutana 2, Kecamatan Malili 2 orang dan Kecamatan Burau 1 orang.

“Sedangkan untuk 48 kasus konfirmasi tersebar di Kecamatan Nuha 22, Kecamatan Wasuponda 9, Kecamatan Towuti 11, dan Kecamatan Malili 6 kasus,” ungkap Masdin.

Mantan Camat Nuha inipun menghimbau masyarakat agar tetap berupaya melakukan pencegahan dengan menerapkan pola hidup sehat dan bersih. Karena, menurutnya, kita tidak dapat memastikan kapan wabah covid19 ini akan berakhir.

“Satu pesan kami, mari bersatu menghadapi dan melawan virus ini,” ajaknya.

Berikut update lengkap perkembangan virus corona di Kab. Luwu Timur per tanggal 18 September 2020 :

1. Konfirmasi 1.143 (simtomatik 37, asimtomatik 104, sembuh/selesai isolasi 996, meninggal 6),

2. Probable 12 (probable 9, meninggal 3),

3. Suspek 633 (proses isolasi 41, discarded 590, meninggal 2),

4. Kontak Erat 2.361 (proses karantina 264, discarded 2.097). (rhj)

Redaksi menerima komentar terkait berita atau siaran pers yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
loading...