Quantcast
HEADLINE TOPIK:
Songsong Pilkada, Ini Imbauan Ketua DPRD Lutim
Jumat,25 September 2020 | 09:36 WITA |

LUTIM — Menyongsong perhelatan pemilihan kepala daerah 9 Desember 2020 mendatang, Ketua DPRD Luwu Timur, H. Amran Syam, mengajak seluruh elemen masyarakat di Bumi Batara Guru agar tetap menjaga kerukunan dan situasi keamanan dan ketertiban di daerah ini.

“Dengan ini saya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tetap menjaga kondisi kamtibmas agar lebih kondusif. Perbedaan pilihan dalam iklim demokrasi adalah hal yang lumrah tanpa harus membuat masyarakat terpolarisasi dan bercerai berai. Persatuan dan kesatuan adalah prioritas kita bersama dalam menjaga keutuhan dan stabilitas di daerah ini,” ajak Amran dalam pesannya menjelang tahapan kampanye pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur, Jumat (25/09/2020).
 
Legislator senior Fraksi Golkar ini meminta agar para pendukung dan segenap relawan baik dari pasangan calon Bupati dan Wakil Husler-Budiman maupun pasangan bakal calon Ibas-Rio tidak saling menjegal dan menjatuhkan satu sama lain.

“Kita ini bersaudara, di tengah perbedaan pilihan harus disikapi secara bijak dan demokratis tanpa memutus tali silatuhrahmi sesama wija to Luwu dalam menyalurkan aspirasi,” sambung Abang sapaan akrab Amran Syam.
 
“Saya mengajak kita semua untuk mengedepankan nilai-nilai demokrasi. Serahkan kepada rakyat selaku pemegang kedaulatan menentukan pilihan mereka dalam memilih pemimpin lima tahun kedepan. Kita tidak boleh terkoyak hanya karena perbedaan. Kepemimpinan yang kuat lahir dari legitimasi rakyat Luwu Timur dalam kontestasi pilkada ini,” seru Abang.
 
Untuk diketahui, pemilihan kepala daerah akan berlangsung di 270 kabupaten/kota di Indonesia pada tanggal 9 Desember 2020 mendatang. Pilkada kali ini berbeda dengan perhelatan sebelumnya sebab dilaksanakan di tengah pandemi covid-19.

“Selain menjaga persatuan dan kesatuan, saya juga mengajak kepada kita semua untuk selalu mematuhi protokol kesehatan guna mencegah penyebaran virus corona,” tandas penggagas komunitas anak bangsa Luwu Timur ini. (*)

Redaksi menerima komentar terkait berita atau siaran pers yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.