Quantcast
HEADLINE TOPIK:
Kadisdik : Luwu Timur Akan Launching Digitalisasi Pendidikan
Kamis,28 Oktober 2021 | 20:18 WITA |

LUWU TIMUR – Sehubungan dengan adanya Program Literasi Digital Nasional “Indonesia Makin Cakap Digital 2021” oleh Kementerian Kominfo RI, maka Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) bekerjasama Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara dan Sahabat Guru bersinergi dengan Kementerian Kominfo RI menggelar Webinar Pendidikan yang diperuntukkan bagi 81 (Delapan Puluh Satu) daerah di Indonesia.

Kegiatan tersebut mengangkat tema “Mewujudkan Guru Cakap Bermedia Digital, Cakap Numerasi, dan Berkarakter Dalam Menghadapi Tantangan Global”, diikuti Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Luwu Timur, Drs. La Besse mewakili Bupati Luwu Timur selaku Dewan Pengurus APKASI didampingi Kepala Dinas Kominfo Lutim, Masdin, di ruang kerja Kadis Kominfo, Kamis (28/10/2021).

Webinar tersebut juga melibatkan, Menteri Kominfo RI, Johny G. Plate, Dewan Pengawas APKASI, Hj. Rini Syarifah, A.Md (Bupati Blitar), Staf Ahli APKASI Bidang Pendidikan dan Kebudayaan, Dr. Himmatul Hasanah, MP. (inisiator kegiatan SahabatGuru), Rektor Universitas AMIKOM Yogyakarta, Prof. Dr. Suyanto, M.M, Pengembang Inovasi Pendidikan International Certified Trainer In Education For Asia, Prof. Ir. Drs. Djohan Yoga, M.Sc., MoT. Ph.D, para Sahabat Guru, dan para Kepala Sekolah, Guru TK, SD, dan SMP se-Kabupaten Luwu Timur.

Kadis Pendidikan Lutim, La Besse yang dalam kata pengantarnya mengatakan, pendidikan merupakan hal yang dinamis dan tidak statis, sehingga kita semua sangat penting menyesuaikan diri terutama yang terkait dengan digitalisasi pendidikan, IT yang merupakan hal yang mutlak bagi semua guru dan kepala sekolah, bahkan kepada semua orang tua siswa.

La Besse menambahkan, dengan adanya digitalisasi ini, sehingga pembelajaran jarak jauh ditengah pandemi covid19 ini bisa berjalan lancar sehingga kita pastikan semua anak-anak tetap terlayani walaupun pertemuan antara Guru dan siswa sangat terbatas akibat pandemi di seluruh Indonesia.

“Dengan adanya pandemi ini, tentunya dapat dengan cepat menyesuaikan tuntutan dilapangan terutama di sekolah. Sehingga di Kabupaten Luwu Timur ada kebijakan yang akan dilaunching yakni “DIGITALISASI PENDIDIKAN”. Dengan dimulainya digitalisasi pendidikan di Lutim sehingga semua aktifitas, mulai dari presensi sampai metode belajar-mengajar dikelas akan berbasis IT. Dan ini sudah dimulai beberapa tahun lalu dengan kebijakan 1 laptop 1 guru,” ungkap La Besse.

Terakhir, La Besse berharap kegiatan ini dapat memberikan inspirasi kepada semua peserta webinar yang mengikuti kegiatan ini. “Seperti logo Luwu Timur Inspiring, yang berarti Luwu Timur bisa menginspirasi. dan semoga ini bisa di breakdown untuk teman-teman saya, para kepala sekolah, para guru agar bisa menginspirasi hal-hal yang baik dan positif kepada siapa saja,” kunci La Besse. (rhj)

Redaksi menerima komentar terkait berita atau siaran pers yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
loading...