23 Agustus, Nur Husain dan Esra Lamban Deklarasi

1 Min Read

Kandidat calon Bupati dan Wakil Bupati usungan Partai Demokrat dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), HM Nur Husain dan Esra Lamban, akan mengelar deklarasi di lapangan merdeka, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, Minggu (23/8/15) mendatang.

Husain, koordinator tim media Nur Husain dan Esra Lamban, mengatakan, agenda deklarasi itu diputuskan setelah rekan – rekan tim dari masing – masing desa di Kabupaten Luwu Timur telah melaporkan kesiapan untuk mengerahkan massa pendukung dan simpatisan guna meramaikan deklarasi.

Menurut Uceng, sapaan akrab Husain, tim pemenangan Nur Husain dan Esra Lamban saat ini sedang melakukan konsolidasi dalam rangka kesiapan deklarasi. Terkait massa, dirinya tidak mau berandai – andai.

“Kami tidak mau sesumbar dengan jumlah massa, yah nanti teman teman lihat sendiri dilapangan, saya optimis massa akan tumpah ruah, dengan mengandalkan kekuatan rakyat.”

“In Shaa Allah deklarasi akan ramai, karena masyarakat Luwu Timur akan membuktikan jika harapan mereka agar Nur Husain dan Esra Lamban dapat memimpin daerah ini,” ungkap Uceng.

Selain tim dari desa, para pengurus dan petinggi kedua partai yakni Demokrat dan PDIP akan turut menghadiri deklarasi pasangan Nur Husain dan Esra Lamban.

Share This Article
Asdhar adalah jurnalis yang telah mengabdikan dirinya di dunia pers sejak 2007. Lebih dari sekadar profesi, jurnalistik baginya adalah ruang untuk merawat akurasi, menjaga nalar publik, dan memastikan setiap informasi sampai kepada masyarakat dengan jernih dan bertanggung jawab. Perjalanan kariernya ditempa di Harian Seputar Indonesia, sebelum kemudian memperluas cakrawala peliputan di Kompas TV. Pengalaman lintas platform ini membentuknya sebagai jurnalis yang adaptif, tajam dalam membaca isu, serta mampu menerjemahkan peristiwa kompleks menjadi informasi yang mudah dipahami tanpa kehilangan kedalaman. Dengan lebih dari satu dekade pengalaman, dia menempatkan integritas sebagai fondasi utama dalam setiap karya jurnalistiknya. Ia percaya bahwa media bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui konsistensi, keberimbangan, dan keberanian dalam menyuarakan fakta.