Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menargetkan 238 tenaga kerja bersertifikat pada 2026. Program ini bertujuan meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal di sektor industri dan pertambangan.
Target tersebut melanjutkan program peningkatan kompetensi yang telah berjalan pada tahun sebelumnya. Karena itu, pemerintah daerah kembali menyiapkan sertifikasi profesi dan sertifikasi kompetensi secara gratis bagi masyarakat.
Kepala Bappeda Luwu Timur, Kamal Rasyid, mengatakan kebutuhan tenaga kerja terampil terus meningkat. Selain itu, perusahaan kini lebih banyak mencari tenaga kerja yang memiliki sertifikat kompetensi.
Menurut Kamal, pemerintah daerah ingin memperbesar peluang masyarakat lokal untuk mengisi kebutuhan tenaga kerja di berbagai sektor usaha.
“Pemerintah daerah ingin memastikan tenaga kerja lokal memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri dan dunia usaha,” kata Kamal.
Program Kompetensi Telah Jangkau 293 Peserta
Sebelumnya, pemerintah daerah telah menjalankan berbagai program peningkatan kompetensi tenaga kerja sepanjang 2025.
Program tersebut menjangkau 293 peserta dari berbagai bidang keterampilan. Sebanyak 200 peserta mengikuti sertifikasi Surat Izin Operator (SIO) alat berat untuk operator excavator dan dump truck. Selain itu, 23 peserta mengikuti sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Umum.
Pemerintah daerah juga melatih 40 peserta melalui program dasar operator alat berat. Sementara itu, 30 peserta mengikuti pendidikan dan pelatihan hasil kerja sama dengan ATS Sorowako. Peserta pelatihan ATS Sorowako berasal dari jurusan welder dan otomotif.
| Program | Capaian 2025 |
|---|---|
| Sertifikasi SIO Operator Alat Berat | 200 orang |
| Sertifikasi K3 Umum | 23 orang |
| Pelatihan Dasar Operator Alat Berat | 40 orang |
| Vokasi ATS Sorowako (Welder & Otomotif) | 30 orang |
Melalui program tersebut, peserta memperoleh keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Karena itu, peluang mereka untuk bersaing di pasar kerja menjadi lebih besar.
238 Tenaga Kerja Bersertifikat untuk Industri
Pada 2026, pemerintah daerah kembali menargetkan 238 tenaga kerja bersertifikat melalui program sertifikasi profesi dan kompetensi gratis.
Program ini akan menyasar sektor yang memiliki kebutuhan tenaga kerja cukup tinggi. Di antaranya sektor industri, pertambangan, dan bidang usaha pendukung lainnya.
| Program | Target |
|---|---|
| Sertifikasi Profesi dan Kompetensi Gratis | 238 orang |
Selain meningkatkan keterampilan, program tersebut juga memberikan pengakuan resmi terhadap kompetensi peserta.
Dengan sertifikat kompetensi, pencari kerja memiliki nilai tambah saat mengikuti proses rekrutmen perusahaan.
Karena itu, pemerintah daerah berharap lebih banyak tenaga kerja lokal dapat terserap di dunia kerja.
Kamal menegaskan program ini tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan. Namun, program tersebut juga membuka akses yang lebih luas terhadap kesempatan kerja.
“Semakin banyak tenaga kerja yang tersertifikasi, semakin besar pula peluang mereka untuk bersaing dan diterima di dunia kerja,” ujarnya.
Melalui target 238 tenaga kerja bersertifikat, Pemkab Luwu Timur berharap kualitas sumber daya manusia terus meningkat. Selain itu, program tersebut juga diharapkan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan menekan angka pengangguran.
Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

