Awas..!! Penipuan Via Blackberry Messenger Marak

1 Min Read

Masyarakat pengguna Blackberry dihimbau untuk tidak merespon pesan singkat melalui pin blackberry yang menyebutkan jika pemilik Blackberry mendapatkan hadiah berupa mobil dan sepeda motor atau uang.

Kepala bagian Humas Polda Sulawesi Selatan, Kombes Pol Endi Sutendi saat dikonfimasi luwuraya.com melalui telepon selulernya, Selasa (30/07/13) mengingatkan masyarakat pengguna Blackberry untuk mewaspadai dan tidak melayani pesan singkat tersebut.

“Para pengguna diharapkan untuk selalu melakukan pengecekan ke semua channel resmi BlackBerry untuk mendapatkan informasi, karena BlackBerry tidak melakukan broadcast melalui BBM atau email atau PIN broadcast untuk menyampaikan informasi kepada pengguna BlackBerry,” kata Endi.

Endi menambahkan, jika masyarakat mendapatkan informasi atau pesan singkat tersebut dan mengatasnamakan pejabat dari Kepolisian, silakan menghubungi Polres atau kantor polisi terdekat.

Seperti diketahui, beberapa pekan terakhir beredar pesan BBM yang mengiming-imingi calon korban sebagai pemenang hadiah undian. Mereka kemudian diminta untuk menyambangi situs abal-abal untuk mengecek lebih lanjut program undian yang dimaksud.

Situs tersebut tentunya sudah dipersiapkan pelaku sedemikian rupa, lengkap dengan foto, bahkan mencatut berbagai nama perusahaan. Namun yang pasti, ini adalah situs palsu, bukan resmi milik BlackBerry. Tak lupa, mereka pun menyertakan nomor ponsel yang bisa dihubungi calon korban untuk mengurus pengambilan hadiah.(*)

Haswadi

Berikut pesan undian penipuan yang mendompleng nama BlackBerry:

1374203145780408541

1374203333493027831

1374203363226620999

13742034051687513711

1374203437763761265


TAGGED:
Share This Article
Asdhar adalah jurnalis yang telah mengabdikan dirinya di dunia pers sejak 2007. Lebih dari sekadar profesi, jurnalistik baginya adalah ruang untuk merawat akurasi, menjaga nalar publik, dan memastikan setiap informasi sampai kepada masyarakat dengan jernih dan bertanggung jawab. Perjalanan kariernya ditempa di Harian Seputar Indonesia, sebelum kemudian memperluas cakrawala peliputan di Kompas TV. Pengalaman lintas platform ini membentuknya sebagai jurnalis yang adaptif, tajam dalam membaca isu, serta mampu menerjemahkan peristiwa kompleks menjadi informasi yang mudah dipahami tanpa kehilangan kedalaman. Dengan lebih dari satu dekade pengalaman, dia menempatkan integritas sebagai fondasi utama dalam setiap karya jurnalistiknya. Ia percaya bahwa media bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui konsistensi, keberimbangan, dan keberanian dalam menyuarakan fakta.