BNK Luwu Timur Terima Penghargaan P4GN

Asdhar
1 Min Read

Dalam rangka peringatan Hari Anti Narkotika International (HANI) 2018. Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Selatan memberikan penghargaan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) kepada relawan, penggiat serta lembaga yang berperan aktif dalam upaya pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di institusi/lembaga/organisasi Pemerintah dan swasta, Kamis (12/07/2018) bertempat di Balai Rehabilitasi BNN Baddoka Makassar.

Pada kesempatan ini BNN Provinsi Sulawesi Selatan memberikan penghargaan P4GN kepada 4 Badan Narkotika Kabupaten (Luwu Timur, Bantaeng, Soppeng dan Takalar) serta 10 organisasi/relawan yang berperan aktif dalam pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

Penghargaan P4GN untuk Kabupaten Luwu Timur diterima langsung oleh Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Irwan Bachri Syam.

Irwan menyampaikan bahwa Penghargaan ini sebagai motivasi bagi BNK Luwu Timur untuk lebih aktif lagi dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba.

“Saya berharap bahwa penghargaan ini menjadi motivasi bagi teman-teman BNK Luwu Timur untuk lebih aktif lagi dalam pencegahan penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Luwu Timur”, ucap Irwan.

Adapun 10 organisasi/relawan yang mendapat penghargaan tersebut : Ibu Kepala Desa Sugiale Kec. Barebbo Kab. Bone, Asbullah Thamrin, SH, MH., Gardha Indonesia, Gank-Poltekkes, Genetika, Lanha, UKM Manuver, UKM Mapan, Indra Putra Utama dan Aku Mandiri.

TAGGED:
Share This Article
Asdhar adalah jurnalis yang telah mengabdikan dirinya di dunia pers sejak 2007. Lebih dari sekadar profesi, jurnalistik baginya adalah ruang untuk merawat akurasi, menjaga nalar publik, dan memastikan setiap informasi sampai kepada masyarakat dengan jernih dan bertanggung jawab. Perjalanan kariernya ditempa di Harian Seputar Indonesia, sebelum kemudian memperluas cakrawala peliputan di Kompas TV. Pengalaman lintas platform ini membentuknya sebagai jurnalis yang adaptif, tajam dalam membaca isu, serta mampu menerjemahkan peristiwa kompleks menjadi informasi yang mudah dipahami tanpa kehilangan kedalaman. Dengan lebih dari satu dekade pengalaman, dia menempatkan integritas sebagai fondasi utama dalam setiap karya jurnalistiknya. Ia percaya bahwa media bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui konsistensi, keberimbangan, dan keberanian dalam menyuarakan fakta.