Buka Workshop Pembinaan UKS, Ini Harapan Husler

2 Min Read

Keberhasilan pembinaan dan pengembangan Sekolah Sehat dan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) akan tercermin pada perilaku hidup sehat dan derajat kesehatan peserta didik, sebagai dampak dari keseluruhan pola pembinaaan dan pengembangan UKS.

Hal ini disampaikan Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler, saat membuka Workshop Pembinaan UKS dalam rangka Lomba Sekolah Sehat (LSS) Unit Kesehatan Sekolah di Aula Sasana Praja Kantor Bupati Luwu Timur, Kamis (21/03/2019).

Bupati mengatakan bahwa, pembinaan dan pengembangan UKS perlu dilakukan melalui upaya pendidikan dan kesehatan yang dilaksanakan secara terpadu, sadar, terencana, terarah dan bertanggungjawab dalam menanamkan, menumbuhkan, mengembangkan dan membimbing anak-anak dan para pelajar untuk menghayati, melaksanakan prinsip hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Untuk itu, Bupati minta agar program Workshop UKS tak hanya menjadi seremoni semata yang hanya ditujukan untuk menjadi juara lomba sekolah sehat, tapi yang paling penting adalah bagaimana upaya kita semua untuk membangun kesadaran dan menjadikan kebiasaan pola hidup sehat di sekolah bisa diterapkan dan berkelanjutan.

“Saya berharap pertemuan ini menjadi forum bersama dalam mensinergikan peran dan fungsi UKS untuk meningkatkan kualitas pembangunan kesehatan di sekolah,” pesan Husler.

Kabag Kesra Setdakab Luwu Timur, Andi Asmah Sari melaporkan bahwa, workshop ini diikuti Kepala SKPD terkait, Pembina UKS Kabupaten, para pembina dan pelaksana Kecamatan serta para kepala sekolah dan pengawas sekolah-sekolah se-Kabupaten Luwu Timur dengan menghadirkan 2 narasumber dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Agus Suharyanto dan Achyar.

Kabag Kesra menambahkan, tujuan Workshop ini adalah untuk membina dan meningkatkan kesehatan anak usia sekolah pada setiap pendidikan serta dapat membantu meningkatkan mutu pendidikan dan prestasi belajar peserta didik yang tercermin dalam kehidupan perilaku hidup bersih dan sehat sehingga memungkinkan pertumbuhan dan perkembangan yang harmonis dan optimal.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Thorig Husler menyerahkan penghargaan dan dana pembinaan kepada para pembina UKS dan sekolah yang berhasil mendapatkan juara. (hms/ikp/kominfo)

Share This Article
Asdhar adalah jurnalis yang telah mengabdikan dirinya di dunia pers sejak 2007. Lebih dari sekadar profesi, jurnalistik baginya adalah ruang untuk merawat akurasi, menjaga nalar publik, dan memastikan setiap informasi sampai kepada masyarakat dengan jernih dan bertanggung jawab. Perjalanan kariernya ditempa di Harian Seputar Indonesia, sebelum kemudian memperluas cakrawala peliputan di Kompas TV. Pengalaman lintas platform ini membentuknya sebagai jurnalis yang adaptif, tajam dalam membaca isu, serta mampu menerjemahkan peristiwa kompleks menjadi informasi yang mudah dipahami tanpa kehilangan kedalaman. Dengan lebih dari satu dekade pengalaman, dia menempatkan integritas sebagai fondasi utama dalam setiap karya jurnalistiknya. Ia percaya bahwa media bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui konsistensi, keberimbangan, dan keberanian dalam menyuarakan fakta.