Bupati : AGPAII Harus Menciptakan SDM Berkualitas di Lutim

2 Min Read

LUTIM – Bupati Luwu Timur, H. Muhammad Thoriq Husler berharap Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) menjadi suplemen untuk membangun sinergitas dalam rangka menciptakan SDM berkualitas di Luwu Timur khususnya di bidang Pendidikan Agama Islam.

“Kehadiran AGPAII di Luwu Timur diharapkan menambah ukhuwah sekaligus sebagai forum silaturahim untuk saling memperkokoh antara satu sama lain,” kata Husler saat membuka Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda), Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) Kabupaten Luwu Timur, di Gedung Ontaeluwu Sorowako, Kecamatan Nuha, Sabtu (18/01/2020).

Menurut Husler, tujuan Mukerda AGPAII adalah untuk meningkatkan kompentensi dan memberdayakan potensi sebagai usaha mengembangkan mutu proses dan pembelajaran Pendidikan Agama Islam, meningkatkan kualitas personal dan profesionalisme guru Pendidikan Agama Islam Kabupaten Luwu Timur, menyamakan visi dan misi guru Pendidikan Agama Islam untuk berkontribusi membangun Kabupaten Luwu Timur yang Cerdas, Religius dan Modern menuju Luwu Timur Terkemuka, melahirkan komitmen bersama untuk meningkatkan kesejahteraan dan memberikan advokasi guru Pendidikan Agama Islam Kabupaten Luwu Timur.

Olehnya itu, Bupati minta agar AGPAII tidak menjadi organisasi tandingan terhadap organisasi keguruan yang ada di Luwu Timur, sebaliknya, AGPAII harus menjadi organisasi yang memperkokoh organisasi profesi yang sudah ada seperti PGRI.

Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) mengangkat tema “Menyatukan Visi dan Menggali Potensi Guru Agama Islam untuk Berkontribusi Membangun Kabupaten Luwu Timur Yang Cerdas, Religius dan Modern menuju Luwu Timur Terkemuka”. Yang diikuti Seluruh guru Pendidikan Agama Islam di wilayah Kabupaten Luwu Timur, yang berjumlah 400 orang.

Sementara Ketua Panitia Pelaksana Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) AGPAII Luwu Timur, Ustadz Ibnu Hajar Ndali mengatakan, Mukerda dirangkai dengan berbagai kegiatan, seperti Pengisian PPKB Online untuk seluruh guru agama Islam, Workshop Materi Penguatan dan Pengembangan Keprofesian, Wisata Nursery dan Pantai Ide serta, Kunjungan ke Taman Iniaku.

Mukerda ini dihadiri pula Ketua DPW AGPAII SulSel, Muhammad Ihsan, Ketua DPRD Luwu Timur, H. Amran Syam, Ketua Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia Luwu Timur, Sugiatno Tarip, Kadis Pendidikan, La Besse, Management PT. Vale, Gunawardana, dan Ketua Dewan Pendidikan, Ardias Bara. (hms/ikp/kominfo)

Share This Article
Asdhar adalah jurnalis yang telah mengabdikan dirinya di dunia pers sejak 2007. Lebih dari sekadar profesi, jurnalistik baginya adalah ruang untuk merawat akurasi, menjaga nalar publik, dan memastikan setiap informasi sampai kepada masyarakat dengan jernih dan bertanggung jawab. Perjalanan kariernya ditempa di Harian Seputar Indonesia, sebelum kemudian memperluas cakrawala peliputan di Kompas TV. Pengalaman lintas platform ini membentuknya sebagai jurnalis yang adaptif, tajam dalam membaca isu, serta mampu menerjemahkan peristiwa kompleks menjadi informasi yang mudah dipahami tanpa kehilangan kedalaman. Dengan lebih dari satu dekade pengalaman, dia menempatkan integritas sebagai fondasi utama dalam setiap karya jurnalistiknya. Ia percaya bahwa media bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui konsistensi, keberimbangan, dan keberanian dalam menyuarakan fakta.