Bupati Luwu, Letakan Batu Pertama Pembangunan Aula Adhyaksa Kejari

1 Min Read

LUWU-Peletakan Batu pertama pembangunan Aula Adhyaksa Kantor Kejaksaan Negeri Luwu diBelopa, Desa Sengaja Selatan di lalukan oleh Bupati Luwu Basmin Mattayang,Kamis (23/4/2020).

Basmin dalam sambutannya mengatakan bahwa pemerintah kabupaten akan senantiasa menjalin sinergitas dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Luwu.

Terutama berkaitan dengan kelancaran tugas kejaksaan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Apalagi kedepannya, aula ini akan dijadikan tempat untuk memberikan edukasi hukum kepada masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kajari Luwu Erny Veronika Maramba, menyampaikan apresiasi kepada Pemkab atas kontribusinya dalam pembangunan aula.

“Nantinya, gedung ini akan digunakan untuk peningkatan atau optimalisasi tugas dan fungsi kejaksaan, seperti kegiatan penyuluhan hukum kepada para pejabat lingkup Pemkab Luwu hingga kepala desa dan lurah, serta bagi masyarakat umum dan siswa sekolah,” jelasnya.

Sebagai informasi, anggaran proyek bersumber dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Luwu sebesar Rp 920 juta.

Dikerjakan oleh CV Fatimah Mitra Perkasa dalam waktu 120 hari kalender.

Peletakan batu pertama disaksikan Kepala Bappeda Muh Rudi, Plt Kadis Perkim Sofyan Thamrin, Kepala BPKD Arsal Arsyad, Kepala Dinas Kominfo Anwar Usman, dan Kepala Damkar Achmad Awwabin.

Laporan: Damrin Arfah, Luwu

Share This Article
Asdhar adalah jurnalis yang telah mengabdikan dirinya di dunia pers sejak 2007. Lebih dari sekadar profesi, jurnalistik baginya adalah ruang untuk merawat akurasi, menjaga nalar publik, dan memastikan setiap informasi sampai kepada masyarakat dengan jernih dan bertanggung jawab. Perjalanan kariernya ditempa di Harian Seputar Indonesia, sebelum kemudian memperluas cakrawala peliputan di Kompas TV. Pengalaman lintas platform ini membentuknya sebagai jurnalis yang adaptif, tajam dalam membaca isu, serta mampu menerjemahkan peristiwa kompleks menjadi informasi yang mudah dipahami tanpa kehilangan kedalaman. Dengan lebih dari satu dekade pengalaman, dia menempatkan integritas sebagai fondasi utama dalam setiap karya jurnalistiknya. Ia percaya bahwa media bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui konsistensi, keberimbangan, dan keberanian dalam menyuarakan fakta.