LUWURAYA.COM — Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, mendorong Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Luwu Utara agar mampu menggerakkan petani lebih mandiri, memperkuat kapasitas sumber daya manusia, dan menghadirkan manfaat nyata bagi sektor pertanian.
Dorongan tersebut disampaikan saat melantik dan mengukuhkan Pengurus KTNA Kabupaten Luwu Utara masa bakti 2025–2030 di Aula Lagaligo, Kantor Bupati Luwu Utara, Senin (19/10/2026).
Dalam arahannya, Andi Rahim menekankan pentingnya inisiatif dan inovasi petani dalam menghadapi berbagai tantangan. Ia meminta pengurus KTNA tidak hanya menunggu dukungan pemerintah, tetapi turut mendorong gerakan dan kreativitas petani dengan memanfaatkan potensi yang dimiliki daerah.
“Jangan lagi berharap pada pemerintah untuk bergerak. Justru ini menjadi momentum bagi kita untuk terus berinovasi di tengah berbagai tantangan,” tegasnya.
Menurut Andi Rahim, KTNA harus mampu menjalankan peran lebih dari sekadar organisasi. Keberadaannya diharapkan menjadi wadah komunikasi antara petani, nelayan, dan pemerintah sekaligus mitra dalam mendorong pembangunan sektor pertanian, perikanan, dan kehutanan.
Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kompetensi, keterampilan, dan kapasitas petani serta nelayan melalui pembinaan dan transfer teknologi. Selain itu, program kerja KTNA diharapkan selaras dengan visi dan misi pembangunan daerah.
Andi Rahim turut mendorong pengurus baru untuk membuka ruang lebih luas bagi generasi muda agar tertarik dan aktif di sektor agribisnis. Keterlibatan generasi muda dinilai penting dalam mendukung pengembangan sektor tersebut ke depan.
Ketua KTNA Luwu Utara, Armiadi, mengatakan amanah yang diberikan kepadanya bersama pengurus merupakan tanggung jawab besar. Ia mengapresiasi dukungan berbagai pihak dan menekankan pentingnya memperkuat sinergi dengan pemerintah.
Armiadi juga berharap organisasi KTNA dapat berkembang hingga tingkat kecamatan dan desa agar koordinasi serta peran pendampingan terhadap petani semakin kuat.
Sementara itu, Ketua KTNA Sulawesi Selatan, Muh. Yunus, berharap kepengurusan baru KTNA Luwu Utara mampu bergerak lebih progresif dan taktis dalam memperjuangkan kepentingan petani.
Melalui kepengurusan masa bakti 2025–2030, KTNA Luwu Utara diharapkan dapat memperkuat komunikasi antara petani dan pemerintah, meningkatkan kapasitas pelaku sektor pertanian, serta mendorong pemanfaatan potensi pertanian dan perkebunan daerah secara berkelanjutan.
Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

