Delapan Timbangan Gabah Diuji di Tomoni Timur, Satu Ditemukan Bermasalah

Asdhar
2 Min Read
Pemerintah memeriksa timbangan pengepul gabah di Tomoni Timur. Dari delapan alat yang diuji, satu timbangan ditemukan bermasalah dan langsung disesuaikan. (Sumber: Admin Pemerintah Kecamatan Tomoni Timur)
×

Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Anda akan dialihkan ke halaman SociaBuzz resmi kami untuk memberikan dukungan.

Buka Halaman Dukungan

Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melakukan pemeriksaan timbangan milik pengepul gabah di Kecamatan Tomoni Timur guna memastikan transaksi hasil panen berjalan adil dan transparan.

Kegiatan tera ulang itu dipusatkan di halaman Kantor Kecamatan Tomoni Timur, Senin (27/4/2026), difasilitasi Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (UKM) dengan menghadirkan ahli metrologi dari Makassar.

Dari delapan timbangan yang diperiksa, petugas menemukan satu alat mengalami selisih hingga satu kilogram.

Ahli tera dari Makassar, Abdul Rahim, mengatakan selisih tersebut berpotensi menguntungkan pihak pembeli. Namun hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi itu terjadi karena faktor teknis, bukan unsur kesengajaan.

“Yang kami temukan ini murni faktor teknis karena komponen sudah aus dan langsung kami lakukan penyesuaian,” ujar Abdul Rahim.

Ia menjelaskan, jika selisih timbangan mencapai angka signifikan hingga beberapa kilogram, hal itu bisa mengarah pada indikasi manipulasi.

Karena itu, tera ulang secara berkala dinilai penting untuk menjaga kepercayaan antara petani dan pengepul.

Camat Tomoni Timur, Yulianus, mengatakan langkah tersebut merupakan bentuk perlindungan pemerintah terhadap petani sebagai pelaku utama sektor pertanian.

“Ini langkah konkret pemerintah daerah dalam melindungi petani. Kami ingin memastikan seluruh proses transaksi berjalan adil, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata Yulianus.

Menurutnya, akurasi timbangan menjadi faktor penting agar tidak ada pihak yang dirugikan saat jual beli gabah.

Perwakilan Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM, Erywanto, menambahkan setiap timbangan yang lolos uji akan diberikan label sebagai tanda telah memenuhi standar metrologi.

“Dengan tera ulang ini, diharapkan tidak ada pihak yang dirugikan, baik petani maupun pengepul,” ujarnya.

Salah satu pengepul gabah asal Desa Kertoharjo, Wayan Semadi, menyambut baik kegiatan tersebut.

Ia menilai pemeriksaan timbangan justru meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelaku usaha pembelian gabah.

Kegiatan ini juga melibatkan unsur TNI guna memastikan pelaksanaan berjalan aman dan tertib.

Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

Share This Article
PNFPB Install PWA using share icon

For IOS and IPAD browsers, Install PWA using add to home screen in ios safari browser or add to dock option in macos safari browser