Desa Terdampak Tambang Bakal Dapat Program Khusus, Ini Fokus Pemkab dan Masmindo

A Haris
2 Min Read
Pemerintah Kabupaten Luwu bersama PT Masmindo Dwi Area melaksanakan Penguatan Forum Desa MATAPPA sekaligus soft launching Program Jaga Desa, serta penandatanganan Nota Kesepahaman tentang kelembagaan peningkatan kesejahteraan desa pada jalur mobilisasi pertambangan (Sumber: mediacenter.luwukab.go.id)
×

Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Anda akan dialihkan ke halaman SociaBuzz resmi kami untuk memberikan dukungan.

Buka Halaman Dukungan

Pemerintah Kabupaten Luwu bersama PT Masmindo Dwi Area (MDA) mulai menyiapkan program khusus bagi desa terdampak tambang, khususnya wilayah yang berada di jalur mobilisasi pertambangan.

Program tersebut diperkuat melalui penguatan Forum Desa MATAPPA, soft launching Program Jaga Desa, serta penandatanganan kerja sama terkait peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.

Pemerintah daerah menegaskan investasi tidak hanya diukur dari nilai ekonomi, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan masyarakat sekitar tambang.

Bupati Luwu, Patahudding, mengatakan investasi harus memberi dampak nyata bagi masyarakat di wilayah terdampak.

Karena itu, pemerintah daerah mulai memperkuat kolaborasi dengan perusahaan agar pembangunan berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Luwu memandang bahwa investasi merupakan salah satu instrumen penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Namun keberhasilan investasi tidak hanya diukur dari besarnya nilai investasi, melainkan dari seberapa besar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.

Program desa terdampak tambang ini menyasar wilayah yang berada di jalur mobilisasi pertambangan dan kawasan yang berpotensi terdampak aktivitas industri.

Selain itu, pemerintah berharap komunikasi antara perusahaan dan masyarakat semakin terbuka.

Program Jaga Desa Punya Tiga Fokus

Program Jaga Desa dibangun dengan tiga pilar utama.

Ketiganya meliputi:

  • Jaga Stabilitas Desa
  • Jaga Masa Depan Desa
  • Jaga Keselamatan Desa

Ketua Pokja Percepatan Investasi Kabupaten Luwu, Sofyan Thamrin, mengatakan program tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat hubungan antara pemerintah, investor, dan masyarakat.

Sementara itu, Direktur Utama PT Masmindo Dwi Area, Trisakti Simorangkir, menegaskan perusahaan ingin memperbaiki pendekatan pemberdayaan masyarakat melalui transparansi dan ruang dialog.

Melalui Forum Desa MATAPPA, masyarakat diharapkan memiliki ruang lebih besar untuk menyampaikan aspirasi secara langsung.

Pemkab Luwu berharap program desa terdampak tambang ini dapat memastikan investasi yang masuk benar-benar memberi dampak terhadap kesejahteraan masyarakat di wilayah sekitar operasional tambang.

Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

Share This Article
PNFPB Install PWA using share icon

For IOS and IPAD browsers, Install PWA using add to home screen in ios safari browser or add to dock option in macos safari browser