DPRD Lutim Beri Dukungan Honorer K2 Perjuangkan Aspirasinya

1 Min Read

Ketua DPRD Luwu Timur H. Amran Syam nyatakan dukungannya kepada Honorer Kategori 2. Hal ini diungkapkannya Selasa Sore kemarin (25/9/18) usai menerima Forum Honorer Kategori 2 Indonesia (FHK2I) Luwu Timur di Gedung DPRD.

Ketua FHK2I Luwu Timur Muhammad Hukama mengatakan dirinya meminta DPRD memberikan dukungan moriil kepada Honorer K2 agar segera terangkat CPNSD. Lanjutnya pula dirinya bersama rombongan menyampaikan secara langsung berangkat ke Pemerintah Pusat untuk memperjuangkan aspirasinya ini.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Luwu Timur H. Amran Syam mengatakan bahwa DPRD sebelumnya telah menyampaikan aspirasi Honorer K2 di Luwu Timur tersebut kepada Menteri Sekretaris Negara di Jakarta. Adapun Keinginan FHK2I ke Jakarta untuk menyampaikan secara langsung, dirinya berharap agar perjuangan Honorer K2 membuahkan hasil.

Saat penerimaan berlangsung, Ketua DPRD didampingi Ketua Komisi I Bidang Pemerintahan H. M. Sarkawi A. Hamid dan Anggota DPRD Andi Endy B. Shin Go.

Sebelumnya, ratusan tenaga honorer kategori 2 di Luwu Timur menggelar unjuk rasa di kantor bupati Luwu Timur, Selasa pagi kemarin. Dalam aksinya mereka menuntut pemerintah pusat menunda penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun ini dan menerima Honorer K2 sebagai CPNS tanpa tes dan batas usia.

TAGGED:
Share This Article
Asdhar adalah jurnalis yang telah mengabdikan dirinya di dunia pers sejak 2007. Lebih dari sekadar profesi, jurnalistik baginya adalah ruang untuk merawat akurasi, menjaga nalar publik, dan memastikan setiap informasi sampai kepada masyarakat dengan jernih dan bertanggung jawab. Perjalanan kariernya ditempa di Harian Seputar Indonesia, sebelum kemudian memperluas cakrawala peliputan di Kompas TV. Pengalaman lintas platform ini membentuknya sebagai jurnalis yang adaptif, tajam dalam membaca isu, serta mampu menerjemahkan peristiwa kompleks menjadi informasi yang mudah dipahami tanpa kehilangan kedalaman. Dengan lebih dari satu dekade pengalaman, dia menempatkan integritas sebagai fondasi utama dalam setiap karya jurnalistiknya. Ia percaya bahwa media bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui konsistensi, keberimbangan, dan keberanian dalam menyuarakan fakta.