DPRD Lutim Gelar PU Fraksi terhadap Ranperda Tahap I Tahun 2019

Asdhar
2 Min Read

DPRD Kab. Luwu Timur kembali menggelar Paripurna dalam rangka Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi di Kantor DPRD, Kamis (16/05/2019). Pemandangan Umum kali ini terhadap Ranperda Tahap I Tahun 2019 dan penutupan masa sidang kedua dan pembukaan masa sidang ketiga tahun 2019.

Sidang Paripurna tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD, H. Amran Syam, adapun masing-masing juru bicara 6 Fraksi antara lain Fraksi PDI Perjuangan, Efraem, Fraksi Demokrat, Herdinang, Fraksi Nasdem, Iwan Usman, Gerindra, I Wayan Suparta, Golkar, Rully Heryawan, dan terakhir Fraksi PAN, Hj. Harisah Suharjo.

Adapun Ranperda Tahap I Tahun 2019 yang dibahas adalah Rancangan Perda tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Daerah Kabupaten Luwu Timur Nomor 19 Tahun 2011 tentang Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah.

Fraksi PDI Perjuangan dalam penyampaiannya mengingatkan bahwa, perubahan Perda senantiasa mempertimbangkan semangat dan keinginan kuat Pemerintah Pusat yang menginginkan daerah kita menjadi daerah yang ramah investasi.

Fraksi Golkar menyampaikan apresiasinya terhadap Dinas Lingkungan Hidup yang telah melengkapi tenaga penguji dan menetapkan tarif dari setiap parameter pengujian di laboratorium.

Tekait beberapa aset Pemda yang tumpang tindih, Fraksi Demokrat meminta Pemda memberikan penyelesaian mengenai kepastian hukum kepemilikan lahan yang merupakan kekayaan milik Pemerintah daerah.

Fraksi PAN memandang perlu untuk menerbitkan Peraturan Bupati tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Rusunawa yang ada di Sorowako dan di Malili.

Dengan pengelolaan aset yang baik, Fraksi Gerindra mengharapkan retribusi akan pemakaian kekayaan daerah juga berjalan dengan tepat. Selain dapat menyerap tenaga kerja dan meningkatkan ekonomi lokal, diharapkan pula dimanfaatkan untuk kepentingan pengembangan potensi industri.

Fraksi Nasdem meminta aset daerah agar dikelola dengan baik sehingga kekayaan daerah dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Penyampaian Fraksi Nasdem tersebut terkait masih banyaknya barang milik daerah yang belum dimanfaatkan.

Selain Ketua DPRD Kab. Luwu Timur, H. Amran Syam, hadir Ketua Komisi I, Sarkawi A. Hamid, Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler, Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, Pabung suparman, Sekda, Bahri Suli, segenap Anggota DPRD dan jajaran Pemkab Luwu Timur. (tom/alp)

Share This Article
Asdhar adalah jurnalis yang telah mengabdikan dirinya di dunia pers sejak 2007. Lebih dari sekadar profesi, jurnalistik baginya adalah ruang untuk merawat akurasi, menjaga nalar publik, dan memastikan setiap informasi sampai kepada masyarakat dengan jernih dan bertanggung jawab. Perjalanan kariernya ditempa di Harian Seputar Indonesia, sebelum kemudian memperluas cakrawala peliputan di Kompas TV. Pengalaman lintas platform ini membentuknya sebagai jurnalis yang adaptif, tajam dalam membaca isu, serta mampu menerjemahkan peristiwa kompleks menjadi informasi yang mudah dipahami tanpa kehilangan kedalaman. Dengan lebih dari satu dekade pengalaman, dia menempatkan integritas sebagai fondasi utama dalam setiap karya jurnalistiknya. Ia percaya bahwa media bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui konsistensi, keberimbangan, dan keberanian dalam menyuarakan fakta.