Hujan deras yang mengguyur sejak sore hari tadi, membuat sejumlah daerah terendam banjir. Di Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, sebanyak dua desa terendam banjir dengan ketinggian mencapai 1 meter dari permukaan jalan.
Pantauan luwuraya.com, banjir menggenangi dua desa yakni Desa Barowa, dan Desa Pabbaresang. Hingga pukul 19.23 Wita tadi, ketinggian air sudah mencapai 1 meter dari permukaan jalan. Warga pun tampak bersiap-siap mengungsi, karena khawatir ketinggian air akan semakin meningkat.
Banjir di dua desa ini merupakan yang kedua kalinya terjadi dalam sebulan terakhir. Hujan deras yang mengguyur, terutama di daerah hulu sungai, membuat luapan air tidak terhindarkan lagi. Masyarakat menilai, banjir yang terjadi ini disebabkan karena penangkalan sungai.
Risal, salah seorang warga Desa pabbaresang mengatakan bencana banjir ini terjadi diduga akibat pendangkalan sungai yang tidak dikeruk oleh pemerintah. Padahal, pemerintah kabupaten Luwu sudah menjanjikan untuk melakukan pengerukan sungai sejak dua tahun terkahir, namun hingga kini, pengerukan sungai belum direalisasikan.
Amran Amir
Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

