Husler Apresiasi Langkah Polres Luwu Timur Gelar Apel Pengamanan Pilkada

2 Min Read

LUTIM – Bupati Luwu Timur, H. Muhammad Thoriq Husler menghadiri Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pilkada 2020 yang dirangkaikan dengan simulasi pengamanan Pemilukada Kabupaten Luwu Timur yang digelar Polres Luwu Timur di Lapangan Merdeka Malili, Selasa (10/03/2020).

Gelar Pasukan ini sebagai bentuk kesiapan Polres Luwu Timur, TNI dan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur untuk mengamankan Pilkada agar berjalan aman, sejuk dan kondusif. Gelar Pasukan ini dipimpin oleh AKBP Indratmoko.

Gelar Pasukan ini dihadiri juga komisioner KPU Lutim, Komisioner Bawaslu, pihak Kejaksaan Negeri Malili, dan segenap personil Polres Lutim. Parpol yang datang dalam gelar pasukan tersebut, Golkar, Hanura, PKS dan PBB.

Kapolres Luwu Timur, AKBP Indratmoko dalam sambutannya mengatakan, pengamanan Pilkada 2020 yang dilaksanakan oleh Polres Luwu Timur adalah bentuk kesiapan Pemerintah daerah, TNI dan Polri dalam rangka menghadapi pemilihan kepala daerah khususnya di Kabupaten Luwu Timur.

Menurut Indratmoko, untuk mengamankan Pilkada Serentak khususnya di Luwu Timur, semua unsur yang dianggap penting dilibatkan, sudah dimasukkan dalam regu pengamanan Pilkada 2020. Kekuatan personil yang dikerahkan untuk melaksanakan pengamanan Pilkada Luwu Timur sebanyak 250 personil yang terdiri dari Personil Polres Lutim, TNI, Satpol PP dan Damkar, Dinas Perhubungan, BPBD serta Dinas Kesehatan.

“Simulasi merupakan upaya dalam menghadapi situasi terburuk dalam rangkaian perhelatan pemilihan kepala daerah tahun 2020,” Ujar AKBP Indratmoko.

Sementara itu, Bupati Thoriq Husler mengapresiasi apel gelar pasukan pengamanan Pilkada. Menurutnya, siimulasi pengamanan Pilkada 2020 ini diharapkan bisa mewujudkan terciptanya situasi kemanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif, agar dapat memberikan rasa aman kepada para penyelenggara dan peserta Pemilu maupun masyarakat saat menggunakan hak pilihnya.

“Dengan dukungan masyarakat, TNI-Polri, KPU, Bawaslu, Pilkada di Luwu Timur juga diharap berjalan lancar sesuai yang diharapkan,” kata Husler. (hms/ikp/kominfo)

Share This Article
Asdhar adalah jurnalis yang telah mengabdikan dirinya di dunia pers sejak 2007. Lebih dari sekadar profesi, jurnalistik baginya adalah ruang untuk merawat akurasi, menjaga nalar publik, dan memastikan setiap informasi sampai kepada masyarakat dengan jernih dan bertanggung jawab. Perjalanan kariernya ditempa di Harian Seputar Indonesia, sebelum kemudian memperluas cakrawala peliputan di Kompas TV. Pengalaman lintas platform ini membentuknya sebagai jurnalis yang adaptif, tajam dalam membaca isu, serta mampu menerjemahkan peristiwa kompleks menjadi informasi yang mudah dipahami tanpa kehilangan kedalaman. Dengan lebih dari satu dekade pengalaman, dia menempatkan integritas sebagai fondasi utama dalam setiap karya jurnalistiknya. Ia percaya bahwa media bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui konsistensi, keberimbangan, dan keberanian dalam menyuarakan fakta.