Husler Apresiasi Pembangunan Musholla Kantor BPN Luwu Timur

2 Min Read

Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler, memberikan apresiasi atas pembangunan Musholla Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Luwu Timur. Apresiasi ini disampaikan Husler didepan Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sulawesi Selatan, Dr. Dadang Suhendi, saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Luwu Timur.

“Atas nama jajaran Pemerintah Daerah, saya menyampaikan apresiasi atas pembangunan Musholla Kantor BPN Luwu Timur,” kata Husler usai meletakkan batu pembangunan Musholla tersebut yang berlokasi dihalaman belakang Kantor BPN Luwu Timur, Selasa (19/02/2019).

“Mari sama-sama doakan agar pembangunan musholla ini bisa cepat selesai dibangun dan bisa segera dimanfaatkan. Beberapa instansi disekitar kantor BPN ini, pegawainya juga bisa manfaatkan musholla ini,” tambah Husler.

Sementara Kepala Kanwil BPN Sulawesi Selatan, Dadang Suhendi mengatakan, sejak dirinya mendapat kepercayaan menjadi pemimpin di Jajaran BPN Sulsel, dia bertekad untuk merubah mental aparatur pertanahan yang dulunya “dianggap” mempersulit masyarakat.

“Dizaman saya, tidak boleh lagi terjadi. Pelayanan harus ikhlas agar kita semua mendapat berkah dari tugas pelayanan yang kita berikan untuk masyarakat,” jelasnya.

Terkait Musholla Kantor BPN Luwu Timur ini, Dadang menamakan Musholla tersebut dengan nama Musholla “Ar-Rayyan” yang artinya Pintu Surga. “Dengan nama ini, saya harapkan jajaran saya bekerja iklas dan melayani masyarakat dengan baik. Selain sholat berjamaah, musholla ini nantinya juga bisa dimanfaatkan untuk kegiatan ibadah lainnya,” jelasnya.

Selain peletakan batu pertama, jajaran Badan Pertanahan Luwu Timur juga memberikan santunan kepada Panti Asuhan Darussalam Muhammadiyah berupa paket sembako. (hms/ikp/kominfo)

Share This Article
Asdhar adalah jurnalis yang telah mengabdikan dirinya di dunia pers sejak 2007. Lebih dari sekadar profesi, jurnalistik baginya adalah ruang untuk merawat akurasi, menjaga nalar publik, dan memastikan setiap informasi sampai kepada masyarakat dengan jernih dan bertanggung jawab. Perjalanan kariernya ditempa di Harian Seputar Indonesia, sebelum kemudian memperluas cakrawala peliputan di Kompas TV. Pengalaman lintas platform ini membentuknya sebagai jurnalis yang adaptif, tajam dalam membaca isu, serta mampu menerjemahkan peristiwa kompleks menjadi informasi yang mudah dipahami tanpa kehilangan kedalaman. Dengan lebih dari satu dekade pengalaman, dia menempatkan integritas sebagai fondasi utama dalam setiap karya jurnalistiknya. Ia percaya bahwa media bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui konsistensi, keberimbangan, dan keberanian dalam menyuarakan fakta.