Husler Hadiri Isra Mi’raj Di Desa Maramba

2 Min Read

Ratusan warga masyarakat muslim Desa Maramba, Kecamatan Wotu, memadati Masjid Darusalam, pada Minggu (28/04/2019), untuk merayakan Isra Mi’Raj Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan Syukuran untuk menyambut bulan Suci Ramadhan. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler.

Ketua Panitia, Herman Sutanto mengatakan bahwa, kegiatan Hikmat Isra Mi’Raj Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan Syukuran untuk menyambut bulan Suci Ramadhan ini mengambil tema “Kita Tingkatkan Pemahaman Ajaran Agama Islam dan Perhatikan Terhadap Generasi Muda Melalui Pembinaan Moral Spritual demi Terwujudnya Pemimpin Masa Depan yang Berakhlakul Karimah”. Acara ini rutin dilakukan setiap tahun oleh ummat Muslim di Desa Maramba.

Herman menambahkan, Peristiwa Isra’ Mi’raj merupakan sebuah peristiwa perjalanan yang dilakukan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa menuju Sidratul Muntaha dan sampai di langit ketujuh Surga Baitul Makmur untuk menerima perintah menunaikan shalat lima waktu sehari semalam. Peristiwa mulia tersebut dapat diperingati sebagai wujud rasa syukur para umatnya. Peringatan Isra Mi’raj juga dapat dijadikan momentum bagi para institusi/lembaga untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan bagi para pegawai maupun masyarakat.

Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler dalam sambutannya mengatakan, ketika berbicara Isra Mi’raj menurutnya adalah proses recharging diri disertai jiwa semangat yang terbarukan.

Oleh karena itu, Husler mengajak masyarakat Desa Maramba untuk merenung dan meningkatkan kapasitas rohani, sehingga dapat menikmati pekerjaan serta pengabdian yang dilakukan, tidak saja melebihi sekedar batas aturan normal tetapi sebagai kebahagiaan dari pengabdian kita terhadap yang maha kuasa.

Husler juga meminta warga untuk menjaga sikap sosial perilaku yang baik dalam menyongsong bulan Ramadhan. Husler juga berharap, sikap sosial yang baik perlu diajarkan terutama di lingkungan keluarga, karena saat ini untuk membentuk akhlaq yang baik juga terbilang sulit ditengah kecenderungan pergaulan sosial modern kala ini.

Diakhir Sambutannya, Bupati Luwu Timur mengajak warga agar saling mengingatkan tentang kebaikan dan jangan pernah berharap bisa merubah keadaan, biarlah Allah SWT mencatat semua kebaikan yang sudah diperbuat. Hadir Sebagai pembawa khikmat Ust. Ardias Bara. (hms/ikp/kominfo)

Share This Article
Asdhar adalah jurnalis yang telah mengabdikan dirinya di dunia pers sejak 2007. Lebih dari sekadar profesi, jurnalistik baginya adalah ruang untuk merawat akurasi, menjaga nalar publik, dan memastikan setiap informasi sampai kepada masyarakat dengan jernih dan bertanggung jawab. Perjalanan kariernya ditempa di Harian Seputar Indonesia, sebelum kemudian memperluas cakrawala peliputan di Kompas TV. Pengalaman lintas platform ini membentuknya sebagai jurnalis yang adaptif, tajam dalam membaca isu, serta mampu menerjemahkan peristiwa kompleks menjadi informasi yang mudah dipahami tanpa kehilangan kedalaman. Dengan lebih dari satu dekade pengalaman, dia menempatkan integritas sebagai fondasi utama dalam setiap karya jurnalistiknya. Ia percaya bahwa media bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui konsistensi, keberimbangan, dan keberanian dalam menyuarakan fakta.