Husler Lantik Pengurus Pusat IPMA Lutim

Asdhar
2 Min Read

Pengurus Pusat Ikatan Pelajar Mahasiswa Luwu Timur (IPMA Lutim) Periode 2016-2019 dilantik dan diambil sumpahnya oleh Bupati Luwu Timur, HM Thorig Husler. Pelantikan pengurus ini dihadiri Ketua DPRD, Amran Syam, Walikota Makassar, Muhammad Ramdhan Pomanto, Pimpinan SKPD dan Managemen PT Vale Indonesia yang berlangsung di Ball Room Hotel Swiss Bell-In Makassar, Rabu (15/02/2017).

Selain menggelar pelantikan, para pengurus IPMA Lutim juga menggelar rapat kerja daerah dan dialog bersama dengan tema “Restorasi peran mahasiswa yang berintegritas menuju Kejayaan IPMA Lutim”.

Ketua PP IPMA Lutim, Rezha Dingrah mengatakan peran mahasiswa selain sebagai agen perubahan, juga berfungsi sebagai control sosial dimasyarakat. Menurutnya pemerintah dan mahasiswa bisa bersinergi dengan baik jika keran komunikasi terjalin dengan baik.

“Kami bersyukur pemerintah daerah senantiasa membuka jalinan komunikasi” katanya.

Bupati Luwu Timur, HM Thorig Husler mengatakan Pemerintah daerah sangat konsen untuk memaksimalkan sektor pendidikan. Untuk tahun 2017 ini, lewat bantuan keuangan bagi mahasiswa, Pemerintah telah menyiapkan anggaran kurang lebih Rp. 13 Milyar untuk mahasiswa berprestasi dan kurang mampu.

Ketua DPRD Luwu Timur, Amran Syam mengajak pengurus IPMA Lutim ikut membangun daerah. Menurut Amran, mahasiswa yang tergabung dalam IPMA Lutim tentu saja berasal dari berbagai disiplin ilmu yang berbeda dan jika berkolaborasi tentu akan menghasilkan sentuhan konsep dan kreasi yang luar biasa untuk mendukung pembangunan daerah.

Sementara Walikota Makassar, Ramdhan Pomanto mengatakan Thorig Husler merupakan salah satu pemimpin yang berhasil. Pasalnya, Husler mampu membangun sinergitas yang yang baik di wilayahnya.

“Saya bangga berada di tengah- tengah warga Luwu Timur. Sinergitas yang terjalin baik antara pemerintah, DPRD dan organisasi kemahasiswaan” jelasnya.

Diakhir acara tersebut, Husler menerima cindera mata sebuah lukisan dari Ketua PP IPMA Lutim.

TAGGED:
Share This Article
Asdhar adalah jurnalis yang telah mengabdikan dirinya di dunia pers sejak 2007. Lebih dari sekadar profesi, jurnalistik baginya adalah ruang untuk merawat akurasi, menjaga nalar publik, dan memastikan setiap informasi sampai kepada masyarakat dengan jernih dan bertanggung jawab. Perjalanan kariernya ditempa di Harian Seputar Indonesia, sebelum kemudian memperluas cakrawala peliputan di Kompas TV. Pengalaman lintas platform ini membentuknya sebagai jurnalis yang adaptif, tajam dalam membaca isu, serta mampu menerjemahkan peristiwa kompleks menjadi informasi yang mudah dipahami tanpa kehilangan kedalaman. Dengan lebih dari satu dekade pengalaman, dia menempatkan integritas sebagai fondasi utama dalam setiap karya jurnalistiknya. Ia percaya bahwa media bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui konsistensi, keberimbangan, dan keberanian dalam menyuarakan fakta.