Husler : Optimalisasi Bumdes Bangkitkan Perekonomian Desa

2 Min Read

LUTIM – Badan Usaha Milik Desa atau BUMDes merupakan Lembaga Usaha Desa yang dikelola oleh masyarakat bersama Pemerintah Desa dalam upaya memperkuat perekonomian desa yang dibentuk berdasarkan potensi yang ada di desa.

Dalam rangka inklusi keuangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat Desa. Bupati Luwu Timur, H. Muhammad Thoriq Husler menghadiri acara dan melaunching Bumdes Mitra Jaya sekaligus penyerahan mobil operasional kepala Desa Wonorejo bertempat dihalaman BUMDES Mitra Jaya Desa Wonorejo, Kecamatan Mangkutana, Rabu (22/01/2020).

Bupati Luwu Timur, H. Muhammad Thoriq Husler dalam sambutannya mengatakan, pada intinya bahwa Bumdes memiliki tujuan penting, mulai dari meningkatkan perekonomian desa, meningkatkan pendapatan asli desa, meningkatkan pengelolaan potensi desa sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta menjadi tulang punggung pertumbuhan dan pemerataan ekonomi desa.

“Kami selaku Pemerintah Kabupaten Luwu Timur turut mendorong BUMDes yang ada, serta mengapresiasi kegiatan ini, dengan harapan BUMDes bisa terus berkembang dan bermanfaat bagi masyarakat untuk mewujudkan desa yang mandiri,” ujar Husler.

Selain Bupati Luwu Timur, turut hadir Anggota DPRD Provinsi Sulsel, Hasmaruddin, Anggota DPRD Luwu Timur, Wahidin Wahid, Heriyanti Harun, Kadis PMD, Halsen, Camat Mangkutana, Sri Mulyani, Kepala Desa Wonorejo dan Kepala Desa lainnya serta Tokoh masyarakat.

Peresmian ditandai dengan penggutingan pita oleh Bupati Luwu Timur didampingi Anggota DPRD Luwu Timur, Kadis PMD, Halsen, dan Camat Mangkutana. (hms/ikp/kominfo)

Share This Article
Asdhar adalah jurnalis yang telah mengabdikan dirinya di dunia pers sejak 2007. Lebih dari sekadar profesi, jurnalistik baginya adalah ruang untuk merawat akurasi, menjaga nalar publik, dan memastikan setiap informasi sampai kepada masyarakat dengan jernih dan bertanggung jawab. Perjalanan kariernya ditempa di Harian Seputar Indonesia, sebelum kemudian memperluas cakrawala peliputan di Kompas TV. Pengalaman lintas platform ini membentuknya sebagai jurnalis yang adaptif, tajam dalam membaca isu, serta mampu menerjemahkan peristiwa kompleks menjadi informasi yang mudah dipahami tanpa kehilangan kedalaman. Dengan lebih dari satu dekade pengalaman, dia menempatkan integritas sebagai fondasi utama dalam setiap karya jurnalistiknya. Ia percaya bahwa media bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui konsistensi, keberimbangan, dan keberanian dalam menyuarakan fakta.