Husler Pamit Cuti Sebagai Bupati Luwu Timur

2 Min Read

LUTIM – Memasuki masa cuti tahapan pemilihan kepala daerah, Bupati Luwu Timur, H. Muhammad Thoriq Husler pamit di hadapan jajarannya dalam Rapat Koordinasi (Rakor) yang digelar di Aula Sasana Praja, Kantor Bupati Luwu Timur, Kamis (24/09/2020).

Dalam rakor tersebut, Bupati mengajak jajaran Pemerintah Kabupaten Luwu Timur untuk memperteguh komitmen dalam menjaga amanah dan kepercayaan dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai abdi negara dan abdi masyarakat.

“Satu hari lagi saya mengakhiri masa tugas sementara sebagai Bupati Luwu Timur, kepada seluruh pimpinan SKPD agar semangat pengabdiannya terjaga dengan baik,” kata Bupati.

Ia mengatakan, walaupun dalam suasana seperti ini namun semangat tidak boleh pudar, karena tanggungjawab dan kebersamaan yang tinggi harus terjalin dengan baik agar semua program yang telah direncanakan dapat diselesaikan.

“Kurun waktu 71 hari ke depan kita tidak bersama dalam Pemerintahan, tanggal 26 September mendatang Penjabat sementara (Pjs) Bupati sudah ada, kapasitas Bupati dan Pjs hampir sama, dengarkan arahan-arahan yang terpenting demi kepentingan masyarakat Kabupaten Luwu Timur,” kata Husler.

“Selama hampir 5 tahun kebersamaan kita, jika ada sesuatu yang kurang berkenan yang tidak sesuai dengan keinginan kita, saya memohon maaf yang sebesar-besarnya,” ucapnya.

“Melalui kesempatan ini saya izin pamit untuk cuti selama masa kampanye. Saya mohon maaf jika selama ini banyak kesalahan dan kekurangan dalam menjalankan roda Pemerintahan dan pembangunan,” tambahnya.

Husler menambahkan, masa cutinya sebagai Bupati selama 71 hari, terhitung mulai 26 September 2020 hingga 5 Desember 2020 mendatang. Selama masa cuti itu, dirinya akan fokus untuk mengikuti seluruh tahapan Pilkada Serentak Tahun 2020. (hms/ikp/kominfo)

Share This Article
Asdhar adalah jurnalis yang telah mengabdikan dirinya di dunia pers sejak 2007. Lebih dari sekadar profesi, jurnalistik baginya adalah ruang untuk merawat akurasi, menjaga nalar publik, dan memastikan setiap informasi sampai kepada masyarakat dengan jernih dan bertanggung jawab. Perjalanan kariernya ditempa di Harian Seputar Indonesia, sebelum kemudian memperluas cakrawala peliputan di Kompas TV. Pengalaman lintas platform ini membentuknya sebagai jurnalis yang adaptif, tajam dalam membaca isu, serta mampu menerjemahkan peristiwa kompleks menjadi informasi yang mudah dipahami tanpa kehilangan kedalaman. Dengan lebih dari satu dekade pengalaman, dia menempatkan integritas sebagai fondasi utama dalam setiap karya jurnalistiknya. Ia percaya bahwa media bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui konsistensi, keberimbangan, dan keberanian dalam menyuarakan fakta.