Husler Resmikan Alat Kesenian Jawa “Eko Budoyo” Di Desa Lera

Asdhar
1 Min Read
×

Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Anda akan dialihkan ke halaman SociaBuzz resmi kami untuk memberikan dukungan.

Buka Halaman Dukungan

Bupati Luwu Timur, H. Muhammad Thorig Husler menghadiri kegiatan kesenian wayang kulit warga Desa Lera, Kecamatan Wotu. Kesenian wayang kulit ini dirangkaikan dengan peresmian alat kesenian Jawa “Eko Budoyo” yang berlangsung di Desa Lera, Kecamatan Wotu, Selasa (20/08/2019) malam.

“Saya bangga, masyarakat Desa Lera yang kebanyakan etnis Jawa masih menjaga tradisi kesenian leluhur. Saya pernah enam tahun di Jawa. Kesenian seperti ini sangat sering saya saksikan waktu jaman kuliah dulu,” ungkap Husler.

Menurut Bupati, tradisi kesenian wayang ini mestinya di wariskan turun temurun kepada generasi berikutnya. Oleh karena itu, kedepan harus mulai dibuatkan sanggar seni di desa ini agar supaya bisa menjadi wadah untuk melestarikan kesenian tradisional wayang ini.

“Sebaiknya ada sanggar seni di desa ini, supaya ada tempat anak-anak kita menimba ilmu kesenian. Bisa memanfaatkan seniman lokal dan bahkan bila perlu kita datangkan seniman khusus wayang dari tanah Jawa untuk mengajarkan anak-anak kita disini, agar lebih semangat latihannya,” jelasnya.

Acara kesenian wayang kulit ini diawali penampilan Sinden yang dilanjutkan dengan cerita dan kisah pewayangan oleh Dalang Suwarso. (hms/ikp/kominfo)

Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

Share This Article
PNFPB Install PWA using share icon

For IOS and IPAD browsers, Install PWA using add to home screen in ios safari browser or add to dock option in macos safari browser