Husler Targetkan Lutim Jadi Produsen Bibit Kakao Unggul Di Sulsel

Asdhar
2 Min Read
×

Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Anda akan dialihkan ke halaman SociaBuzz resmi kami untuk memberikan dukungan.

Buka Halaman Dukungan

Potensi perkebunan khususnya tanaman kakao menjadi salah satu produk pertanian Luwu Timur yang cukup menjanjikan. Itulah mengapa Pemerintah daerah bertekad menjadikan daerah ini sebagai sentra utama pembibitan kakao dan penangkaran benih unggul di kawasan Sulawesi Selatan khususnya bibit kakao.

Hal itu terungkap ketika Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler, bersilaturahmi dengan perkumpulan penangkar benih tanaman perkebunan se-Kabupaten Luwu Timur di MTs. Lambara Harapan, Desa Laro Kecamatan Burau, Minggu (17/03/2019).

Menurut Husler, kondisi iklim, kemampuan petani dan lokasi penanaman yang saling mendukung, akan menghasilkan benih yang berkualitas dengan tingkat produktivitas yang cukup tinggi. Ditambah lagi bibit yang dihasilkan petani di daerah ini telah dikenal dan diakui kualitasnya. Olehnya itu, ia berharap agar para penangkar dapat memaksimalkan potensi yang ia miliki agar dapat meningkatkan kualitas benihnya, dengan demikian benih-benih tersebut memiliki nilai jual yang tinggi.

“Dengan adanya penangkaran bibit kakao ini, di diharapkan mampu menghasilkan bibit berkualitas, sekaligus dapat meningkatkan produksi petani nantinya,” jelas Husler.

Lanjut Husler, agar program tersebut terwujud dengan baik, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Pertanian pada tahun anggaran 2019 menargetkan 1.385 hektar dengan rincian penerima 1.500 petani yang tergabung dalam 55 Kelompok Tani dari 33 Desa yang tersebar di 9 Kecamatan.

“Dari total areal tersebut, jumlah bibit yang akan dibagi mencapai 1.130.160 pohon,” ungkapnya.

Selain itu, sambungnya, Pemerintah Daerah juga mengalokasikan kegiatan pilot project fertigasi kakao seluas 3 hektar yang bersumber dari APBN Tahun 2019.

Untuk itu, Husler meminta kepada Ketua Penangkar agar dapat memberikan pembinaan kepada penangkar-penangkar yang ada, agar penangkar dapat tumbuh dan berkembang dengan baik sehingga petani tidak lagi merasa kekurangan dengan bibit.

Sementara Ketua Perkumpulan Penangkar Benih Kabupaten Luwu Timur, Andi Amirullah, sangat mendukung langkah Pemkab Luwu Timur untuk menjadikan daerah ini menjadi sentra penangkar bibit di Sulawesi Selatan.

“Harapan kami, Pemerintah Daerah memberikan dukungan agar Kabupaten Luwu Timur jadi sentra penangkar benih segera terwujud,” harapnya.

Diakhir pertemuan, Bupati Luwu Timur berkesempatan menyerahkan polybag secara simbolis kepada perwakilan kelompok tani. (hms/ikp/kominfo)

Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

Share This Article
PNFPB Install PWA using share icon

For IOS and IPAD browsers, Install PWA using add to home screen in ios safari browser or add to dock option in macos safari browser