Kabut Asap Selimuti Sejumlah Wilayah Luwu Raya, Apa Penyebabnya?

Asdhar
3 Min Read
Kabut asap terlihat menyelimuti wilayah Luwu Raya. Seperti yang terekam di lapangan pancasila Palopo, Selasa (13/10/2026)
×

Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Anda akan dialihkan ke halaman SociaBuzz resmi kami untuk memberikan dukungan.

Buka Halaman Dukungan

LUWURAYA.COM — Kabut asap menyelimuti sejumlah wilayah di Luwu Raya, tetapi sumber kemunculannya hingga kini belum diketahui. Masyarakat diimbau mengurangi risiko paparan partikel halus dengan menggunakan masker dan membatasi aktivitas di luar rumah jika tidak mendesak.

Kabut asap menyelimuti sejumlah wilayah di Luwu Raya sejak Minggu (11/10/2026). Hingga Rabu (14/10/2026), asal asap tersebut belum diketahui.

Pantauan Luwuraya.com menunjukkan kabut tipis terlihat di sejumlah titik. Meski tingkat kepekatannya masih relatif rendah, keberadaan kabut asap mulai disadari warga, terutama pada siang hingga sore hari.

Wirawan, warga Kota Palopo, mengaku baru menyadari keberadaan kabut asap ketika melihat kondisi udara di sekitar tempat tinggalnya.

“Terutama jika petang hari kelihatan ada kabut tipis di udara,” ujarnya.

Di tengah kondisi tersebut, masyarakat diimbau mengurangi risiko paparan partikel halus dengan menggunakan masker dan membatasi aktivitas di luar rumah jika tidak mendesak.

Kepala Pelaksana BPBD Luwu Timur, April, secara khusus mengimbau masyarakat menggunakan masker, terutama jenis N95, untuk mengurangi risiko terhirupnya partikel halus yang terkandung dalam asap.

Ia juga meminta warga membatasi aktivitas di luar rumah apabila tidak memiliki keperluan penting. Masyarakat diminta memperhatikan kondisi lingkungan, terutama jika jarak pandang mulai terganggu dan asap terlihat semakin pekat.

Menurut April, kondisi tersebut dapat menjadi indikasi bahwa sumber asap berada lebih dekat. Namun, asal kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah di Luwu Raya hingga kini belum diketahui.

April mengatakan BPBD Luwu Timur akan mengoordinasikan persoalan ini dengan pihak terkait karena sebaran asap tidak terbatas pada satu wilayah administratif.

BMKG Laporkan Sebaran Polutan di Sulawesi Selatan

Di tengah kondisi kabut asap di Luwu Raya, BMKG Wilayah IV Makassar melaporkan sebaran polutan di sebagian besar wilayah Sulawesi Selatan serta sejumlah provinsi tetangga, yakni Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Utara.

Dalam laporan yang disampaikan pada Rabu (14/10/2026), konsentrasi partikel halus PM2,5 di Maros dilaporkan mencapai kategori sangat tidak sehat, dengan angka di atas 150 mikrogram per meter kubik.

BMKG mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker jika harus beraktivitas di luar. Penyebaran polutan tersebut disebut dapat berkaitan dengan minimnya angin yang membantu penyebaran polutan serta kondisi pada malam hari.

Meski laporan BMKG menunjukkan sebaran polutan di sejumlah wilayah, informasi tersebut belum memastikan bahwa kabut asap di Luwu Raya berasal dari sumber yang sama. Belum ada informasi yang memastikan penyebab maupun sumber asap di wilayah tersebut.

Belum Ada Penetapan Status Khusus

April mengatakan, penanganan saat ini masih berupa imbauan dan belum disertai penetapan status tertentu. Karena itu, belum ada kebijakan khusus yang diberlakukan, termasuk terkait kegiatan belajar siswa yang masih harus berlangsung di sekolah.

Masyarakat diimbau tetap memperhatikan kondisi udara di lingkungan masing-masing, menggunakan masker sesuai kebutuhan, serta membatasi aktivitas luar ruangan yang tidak mendesak. Sementara itu, koordinasi lintas wilayah diperlukan untuk menindaklanjuti kondisi kabut asap dan menelusuri sumbernya.

Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

Share This Article
PNFPB Install PWA using share icon

For IOS and IPAD browsers, Install PWA using add to home screen in ios safari browser or add to dock option in macos safari browser