Kasat Lantas Polres Palopo: Tugas Kami Tidak Hanya Menilang

Asdhar
2 Min Read
Operasi yang digelar polisi di jalan raya/Ilustrasi (int)
×

Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Anda akan dialihkan ke halaman SociaBuzz resmi kami untuk memberikan dukungan.

Buka Halaman Dukungan

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Palopo, AKP Muhabar meminta kerjasama penuh dari masyarakat selama pelaksanaan operasi patuh yang akan digelar selama dua pekan, mulai Kamis (4/7/13) mendatang.

“Saya ingin dibantu dalam penegakan hukum lalu lintas,” kata Muhabar, saat ngopi bareng dengan beberapa mahasiswa, LSM, ketua club motor dan presiden BEM Se-Kota Palopo, yang dilaksanakan di kediaman Ketua KPU Kota Palopo, Maksum Runi.

Menurunya, tindakan tegas yang dilakukan petugas di lapangan terhadap masyarakat bertujuan untuk mengurangi potensi kecelakaan lalu lintas. Seperti berboncengan lebih dari dua, tidak memakai helm, atau tidak melengkapi kendaraan mereka dengan kelengkapan sesuai dengan aturan.

“Pasti ada alasan sebagian masyarakat melakukan tindakan kesalahan berlalu lintas, namun bukan berarti semua harus punya alasan untuk melakukan kesalahan,” ungkapnya.

Selama ini masyarakat menilai Polisi khususnya Polisi Lalulitas hanya dari penilangan yang dilakukan, mereka tidak pernah menilai dari sisi lainnya, dimana disetiap paginya mengatur lalu lintas, belum lagi berjaga pada saat ada kegiatan besar.

“Seperti pada saat bulan puasa, atau hari besar keagamaan lainnya, polisi lalu lintas berjaga hingga pelaksanaan ibadah selesai. Kami hanya meminta masyarakat menilai kinerja kami secara keseluruhan, jangan hanya menilai polisi lalu lintas dari penilangannya saja, tugas kami tidak hanya menilang mereka yang melanggar aturan saja,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan lembaga Konsumen Indonesia dan tenaga Kerja (YLKI-TK) Tana Luwu, Maksum Rumi mengapresiasi bentuk sosialisasi yang digelar Satlantas Polres Palopo yang terkesan lebih santai kepada masyarakat.

“Kegiatan seperti ini mungkin lebih dapat diterima masyarakat, karena sekat antara pihak kepolisian dan masyarakat tidak terlihat, sehingga pelaksanan sosialisasi juga dapat terlaksana baik, dan yang penting hubungan antara pihak kepolisian dan masyarakat semakin erat,” ungkapnya.

Menurutnya, metode pendekatan persuasif terhadap masyarakat  sebaiknya memang akan lebih baik sering dilakukan pihak kepolisin untuk, sehingga dapat merubah stigma di masyarakat yang menganggap Polisi itu musuh.

Haris “Eghy” Abdullah

Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

Share This Article
PNFPB Install PWA using share icon

For IOS and IPAD browsers, Install PWA using add to home screen in ios safari browser or add to dock option in macos safari browser