Kasus Lakalantas Tinggi, Polres Lutim Sosialisasi Sadar Hukum

2 Min Read

Pihak kepolisian Mapolres Luwu Timur saat ini tengah gencar turun kemasyarakat melakukan sosialisasi kesadaran hukum dalam rangka mengurangi angka kriminalitas dan angka kecelakaan lalu-lintas. selain itu, Sosialisasi yang diikuti langsung oleh Kapolres Luwu Timur, AKBP Rio Indra Lesmana juga himbauan bagi pengendara agar tidak menggunakan kenderaan roda dua dalam menghadapi arus mudik dan balik lebaran tahun.

Kapolres Luwu Timur, AKBP Rio Indra Lesmana yang ditemui diruang kerjanya Rabu (24/07/13) pagi tadi mengatakan kegiatan sosialisasi kesadaran hukum ini bertujuan untuk menciptakan partisipasi masyarakat di lingkungan masing-masing. Selain itu, juga menekan gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polres Luwu Timur.

“Dalam bulan suci Ramadhan, Kapolres melalui Kasat Binmas beserta seluruh kapolsek melakukan safari ramadhan di kecamatan se kabupaten Luwu Timur dan juga mengimbau kepada warga agar memelihara keamanan dan ketertiban di lingkungan setempat,” ungkap Rio.

Menurut Rio, himbauan pelaksanaan siskamling di wilayah Luwu Timur harus betul-betul terjaga serta pengamanan rumah warga di saat aktivitas shalat tarawih dengan memeriksa keamanan rumah dalam keadaan terkunci.

“Kami juga mengingatkan kepada masyarakat agar terus memeriksa dan menjaga keamanan rumah, Selain itu kami juga melarang warga untuk membunyikan petasan dan sejenisnya selama bulan puasa serta mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi terhadap masalah-masalah yang dapat menimbulkan kerawanan,” ungkap Rio.(*)

Alpian Alwi

TAGGED:
Share This Article
Asdhar adalah jurnalis yang telah mengabdikan dirinya di dunia pers sejak 2007. Lebih dari sekadar profesi, jurnalistik baginya adalah ruang untuk merawat akurasi, menjaga nalar publik, dan memastikan setiap informasi sampai kepada masyarakat dengan jernih dan bertanggung jawab. Perjalanan kariernya ditempa di Harian Seputar Indonesia, sebelum kemudian memperluas cakrawala peliputan di Kompas TV. Pengalaman lintas platform ini membentuknya sebagai jurnalis yang adaptif, tajam dalam membaca isu, serta mampu menerjemahkan peristiwa kompleks menjadi informasi yang mudah dipahami tanpa kehilangan kedalaman. Dengan lebih dari satu dekade pengalaman, dia menempatkan integritas sebagai fondasi utama dalam setiap karya jurnalistiknya. Ia percaya bahwa media bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui konsistensi, keberimbangan, dan keberanian dalam menyuarakan fakta.