Kecelakaan di wotu, Dua Orang dilarikan ke RSUD I La Galigo

Asdhar
1 Min Read

Kecelakaan Lalulintas (Laka) yang terjadi di Jalan Trans Sulawesi, tepatnya di Desa Bunga Sari, Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur, Minggu (19/5/13) sore tadi, yang mengakibatkan dua orang korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) I La Galigo.

Dua korban tersebut diantaranya Miswan (60) warga Desa Bunga Sari, dan seorang pengendara motor yang hingga kini belum diketahui identitasnya. Informasi yang dihimpun, Miswan saat kejadian mengendarai sepeda motor Yamaha Vega dengan bernomor Polisi DD 2339 RE. Sementara lawan kecelakaan mengendarai sepeda motor Honda F1 ZR bernomor Polisi DD 4886 RA.

Salah seorang warga Desa Bunga Sari, Ena yang ditemui luwuraya.com di tempat kejadian perkara (TKP) menceritakan pada saat kecelakaan terjadi dirinya berada didalam rumah. Suara benturan antar motor sangat keras terdengar olehnya sehingga dirinya langsung berlari ke tempat kejadian untuk melakukan pertolongan.

“Salah seorang pengendara sepeda motor yang kecelakaan adalah tetangga saya sendiri atas nama Miswan. Suara kecelakaan sangat terdengar didalam rumah sehingga saya langsung keluar untuk menolong korban bersama (Basri) suami saya. Saat ini korban dilarikan ke rumah sakit I La galigo dengar berceceran darah dikepalanya,” ungkap Ena.

Alpian Alwi

TAGGED:
Share This Article
Asdhar adalah jurnalis yang telah mengabdikan dirinya di dunia pers sejak 2007. Lebih dari sekadar profesi, jurnalistik baginya adalah ruang untuk merawat akurasi, menjaga nalar publik, dan memastikan setiap informasi sampai kepada masyarakat dengan jernih dan bertanggung jawab. Perjalanan kariernya ditempa di Harian Seputar Indonesia, sebelum kemudian memperluas cakrawala peliputan di Kompas TV. Pengalaman lintas platform ini membentuknya sebagai jurnalis yang adaptif, tajam dalam membaca isu, serta mampu menerjemahkan peristiwa kompleks menjadi informasi yang mudah dipahami tanpa kehilangan kedalaman. Dengan lebih dari satu dekade pengalaman, dia menempatkan integritas sebagai fondasi utama dalam setiap karya jurnalistiknya. Ia percaya bahwa media bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui konsistensi, keberimbangan, dan keberanian dalam menyuarakan fakta.