Keluarga penumpang pesawat Aviastar yang kehilangan kontak saat melakukan penerbangan dari massa menuju ke Makassar, tampak mulai panic dan cemas. Pasalnya, hingga malam hari, mereka belum mendapatkan kabar kepastian keberadaan pesawat tersebut.
Komaruddin Usman, salah seorang keluarga korban mengaku jika istri dan dua anaknya ikut menjadi penumpang dalam pesawat hilang kontak itu. Pria yang juga bekerja sebagai staf di Bandara Andi Djemma Masamba itu mengaku tidak memiliki firasat apapun sebelum keberangkata istri dan dua buah hatinya.
“Saya berharap agar keluarga saya bisa ditemukan dalam keadaan selamat,” ujarnya.
Menurutnya, sesaat setelah terjadi loss contact atau hilang komunikasi antara Bandara Andi Djemma Masamba dengan pesawat Aviastar, dirinya langsung menghubungi telepon genggam istrinya. “Saya telepon hp-nya berulang-ulang, tapi tidak bisa tersambung,” ungkapnya.
Untuk diketahui, pesawat Aviastar, dengan nomor registrasi PKBRM-TOT, dengan tipe pesawat Twinoter DHC6, membawa penumpang sebanyak tujuh orang dan awak pesawat sebanyak tiga orang. Pesawat hilang kontak sesaat setelah lepas landas dari Bandara Andi Jemma Masamba.
Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

