Marak Seks Bebas, BKKBN Gelar Sosialisasi KIE

2 Min Read

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menggelar sosialisasi pelayanan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) yang berlangsung di Aula SMA Negeri 1 Wotu, Kabupaten Luwu Timur.

Program kependudukan, KB dan Pembangunan Keluarga ini dilakukan terkait maraknya seks bebas dikalangan remaja.

Anggota DPR-RI Komisi IX, Andi Fauziah Pujiwatie Hatta, mengatakan, program KIE kreatif ini penting diterapkan dan disosialisasikan. Menurutnya, dalam berbagai berkunjungannya ke rumah sakit, banyak ditemukan kasus kelahiran cacat genetik yang dihasilkan dari pernikahan di usia dini.

Sehingga kegiatan KIE Kreatif ini diharapkan menjadi wadah bagi para remaja guna memperoleh informasi dan edukasi yang positif mengenai seks bebas, narkoba dan HIV AIDS.

“KIE kreatif ini sangat penting disosialisasikan untuk menyelamatkan para remaja dari seks bebas, narkoba dan HID / AIDS,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Badan KB-PP Kabupaten Luwu Timur, Rosmiati Alwi, mengatakan, kegiatan KIE kreatif ini bertemakan “Genre, saatnya yang muda yang berencana” dengan menekankan tiga hal yakni katakan tidak pada seks bebas, penggunaan Napza, dan HIV / AIDS.

“Salah satu upaya untuk merespon masalah remaja agar terhindar dari pengaruh negatif yaitu melalui program Generasi Berencana ini,” ungkap mantan kepala Bapedalda Luwu Timur.

Ros menjelaskan, seks bebas yang dilakukan remaja dapat mengakibatkan kehamilan di luar nikah yang berujung pada pernikahan dini. Dimana hal tersebut tentu akan mengorbankan masa depan remaja. Mengandung dan Melahirkan pada usia remaja akan memberikan dampak negatif pada kesehatan dan psikologis para remaja.

“Melakukan seks bebas sangat rentan dan beresiko terkena berbagai penyakit kelamin dan juga terjadinya kehamilan di usia dini,” kata Ros.

TAGGED:
Share This Article
Asdhar adalah jurnalis yang telah mengabdikan dirinya di dunia pers sejak 2007. Lebih dari sekadar profesi, jurnalistik baginya adalah ruang untuk merawat akurasi, menjaga nalar publik, dan memastikan setiap informasi sampai kepada masyarakat dengan jernih dan bertanggung jawab. Perjalanan kariernya ditempa di Harian Seputar Indonesia, sebelum kemudian memperluas cakrawala peliputan di Kompas TV. Pengalaman lintas platform ini membentuknya sebagai jurnalis yang adaptif, tajam dalam membaca isu, serta mampu menerjemahkan peristiwa kompleks menjadi informasi yang mudah dipahami tanpa kehilangan kedalaman. Dengan lebih dari satu dekade pengalaman, dia menempatkan integritas sebagai fondasi utama dalam setiap karya jurnalistiknya. Ia percaya bahwa media bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui konsistensi, keberimbangan, dan keberanian dalam menyuarakan fakta.