Nasdem Resmi Usung Judas Amir di Pilkada Palopo

1 Min Read

Jelang pelaksnaan Pilkada tahun 2018 mendatang, DPP Partai Nasdem mulai memanaskan mesin partainya untuk menghadapi perhelatan pesta demokrasi itu. Bahkan, DPP Nasdem telah mengeluarkan Surat Rekomendasi untuk mengusung HM Judas Amir sebagai Bakal Calon Wali Kota Palopo di Pilkada mendatang.

Menariknya, rekomendasi DPP Nasdem untuk Pilkada Palopo merupakan yang pertama diterbitkan dibanding daerah-daerah lain peserta Pilkada 2018 mendatang.

Ketua DPW Partai Nasdem Sulawesi Selatan, Rusdi Masse mengatakan rekomendasi terhadap Judas Amir merupakan yang pertama di Indonesia untuk menghadapi Pilkada 2018 mendatang, dan hal ini adalah sebuah kebanggaan.

Menurutnya, rekomendasi tersebut didasari pada tingkat popularitas dan elektabilitas Judas Amir yang masih tertinggi di Kota Palopo.

Sekertaris DPW Nasdem Sulsel, Syahruddin Arif mengatakan berdasarkan hasil survei Jaringan Suara Indonesia (JSI), Judas Amir selaku petahana dinilai masih memiliki tingkat popularitas dan elektabilitas yang lebih baik dibanding figure lainnya.

“Selain pertimbangan survey, DPP Nasdem juga menilai kepemimpinan Judas Amir selama menjadi Walikota di Palopo, telah menciptakan laju pembangunan yang cukup pesat, sehingga DPP Nasdem berani untuk mengeluarkan rekomendasi terhadap Judas Amir untuk Pilkada 2018 mendatang,” ujarnya.

Dia pun menegaskan, jika rekomendasi yang diterbitkan Partai Nasdem itu adalh murni dan tanpa mahar politik sepeser pun.

 

Share This Article
Asdhar adalah jurnalis yang telah mengabdikan dirinya di dunia pers sejak 2007. Lebih dari sekadar profesi, jurnalistik baginya adalah ruang untuk merawat akurasi, menjaga nalar publik, dan memastikan setiap informasi sampai kepada masyarakat dengan jernih dan bertanggung jawab. Perjalanan kariernya ditempa di Harian Seputar Indonesia, sebelum kemudian memperluas cakrawala peliputan di Kompas TV. Pengalaman lintas platform ini membentuknya sebagai jurnalis yang adaptif, tajam dalam membaca isu, serta mampu menerjemahkan peristiwa kompleks menjadi informasi yang mudah dipahami tanpa kehilangan kedalaman. Dengan lebih dari satu dekade pengalaman, dia menempatkan integritas sebagai fondasi utama dalam setiap karya jurnalistiknya. Ia percaya bahwa media bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui konsistensi, keberimbangan, dan keberanian dalam menyuarakan fakta.