Ormas Di Luwu Timur Dibekali Pendidikan Politik

2 Min Read

Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Luwu Timur menggelar Pendidikan Politik Peningkatan Kapasitas SDM Masyarakat dengan Tema “Berpolitik Yang Santun, Berbudaya dan Bermartabat” yang dipusatkan di Aula Hotel Sikumbang Kecamatan Tomoni, Jumat (27/09/2019).

Kepala Kesbangpol, Guntur Hafid mengatakan, sosialisasi pendidikan politik ini dikhususkan bagi organisasi masyarakat atau ormas. “Kalau tahun sebelumnya pendidikan politik semacam ini difokuskan untuk kader partai politik, namun untuk tahun ini kami tujukan untuk pengurus ormas,” jelasnya.

Ia menambahkan, kegiatan pendidikan politik ini akan berlangsung selama dua hari 27-28 September 2019 dengan narasumber dari Badan Kesbangpol Provinsi Sulawesi Selatan dan Forkopimda Luwu Timur.

Mewakili Bupati, Asisten Pemerintahan, Dohri As’hari mengatakan, pendidikan politik ini sangat penting karena akan menentukan masa depan bangsa. Apalagi dalam waktu dekat akan ada pemilihan desa yakni sekitar November tahun ini dan tahun depan juga akan dilakukan Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2020.

“Kegiatan pendidikan politik ini diharapkan dapat meningkat partisipasi pemilih. Dengan pelibatan ormas dalam kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan tingkat partisipasi pemilih,” jelasnya.

Dohri juga mengingatkan bahwa sejalan dengan kemajuan informasi saat ini, harus disikapi dengan baik. Banyak informasi yang beredar di masyarakat harus bisa di pilah dengan baik karena banyak juga informasi yang tidak benar atau Hoax beredar di masyarakat dan bisa mengganggu situasi daerah yang kondusif.

“Oleh karena itu, saya harapkan partisipasi ormas untuk bersama-sama menjaga situasi daerah menghadapi situasi politik. Mari kita semua berpartisipasi menjaga daerah dengan berpolitik santun, berbudaya dan bermartabat,” tutup Dohri.

Untuk diketahui, beberapa ormas yang terlibat dalam kegiatan pendidik politik ini antara lain, Karang Taruna, FKPPI, LSM, Gamki, KNPI, PMI dan Ormas lainnya. (hms/ikp/kominfo)

Share This Article
Asdhar adalah jurnalis yang telah mengabdikan dirinya di dunia pers sejak 2007. Lebih dari sekadar profesi, jurnalistik baginya adalah ruang untuk merawat akurasi, menjaga nalar publik, dan memastikan setiap informasi sampai kepada masyarakat dengan jernih dan bertanggung jawab. Perjalanan kariernya ditempa di Harian Seputar Indonesia, sebelum kemudian memperluas cakrawala peliputan di Kompas TV. Pengalaman lintas platform ini membentuknya sebagai jurnalis yang adaptif, tajam dalam membaca isu, serta mampu menerjemahkan peristiwa kompleks menjadi informasi yang mudah dipahami tanpa kehilangan kedalaman. Dengan lebih dari satu dekade pengalaman, dia menempatkan integritas sebagai fondasi utama dalam setiap karya jurnalistiknya. Ia percaya bahwa media bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui konsistensi, keberimbangan, dan keberanian dalam menyuarakan fakta.