Panitia MUE Lakukan Aksi Sosial Berbagi Sembako

1 Min Read

LUTIM – Panitia Pelaksana Malili Urban Enduro (MUE) melakukan aksi sosial Berbagi Rezeki dengan menyerahkan sejumlah bantuan sembako kepada beberapa masyarakat kurang mampu dan yang terdampak pandemi covid-19 di Kecamatan Malili, Jumat (22/05/2020).

Bantuan sembako yang diserahkan langsung oleh Ketua Panitia MUE, Khamrul dan beberapa anggota panitia tersebut berupa beras, Mie instan, Telur, Minyak Goreng, Gula Pasir dan sejumlah uang.

Khamrul atau yang lebih akrab disapa Arul ini menuturkan bahwa, bantuan ini berasal dari sumbangan yang dikumpulkan dari teman-teman Panitia MUE, tujuannya untuk berbagi rezeki kepada orang lain yang sangat membutuhkan.

“Ingat Rezeki yang kita dapatkan ada hak orang lain juga disitu. Bantuan ini juga untuk mengurangi beban masyarakat yang terdampak pandemi Covid 19 ini,” kata Arul.

Terkait dengan event sepeda MUE, sampai hari ini Panitia belum bisa memastikan kapan akan digelar kegiatan tersebut. Namun, para panitia berjanji akan tetap menyelenggarakan event tersebut jika keadaan sudah membaik.

“Kami mohon doanya, semoga pandemi ini cepat berkurang agar event yang kita tunggu-tunggu ini segera kita laksanakan,” pinta Arul. (rhj)

Share This Article
Asdhar adalah jurnalis yang telah mengabdikan dirinya di dunia pers sejak 2007. Lebih dari sekadar profesi, jurnalistik baginya adalah ruang untuk merawat akurasi, menjaga nalar publik, dan memastikan setiap informasi sampai kepada masyarakat dengan jernih dan bertanggung jawab. Perjalanan kariernya ditempa di Harian Seputar Indonesia, sebelum kemudian memperluas cakrawala peliputan di Kompas TV. Pengalaman lintas platform ini membentuknya sebagai jurnalis yang adaptif, tajam dalam membaca isu, serta mampu menerjemahkan peristiwa kompleks menjadi informasi yang mudah dipahami tanpa kehilangan kedalaman. Dengan lebih dari satu dekade pengalaman, dia menempatkan integritas sebagai fondasi utama dalam setiap karya jurnalistiknya. Ia percaya bahwa media bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui konsistensi, keberimbangan, dan keberanian dalam menyuarakan fakta.