Pasca Renovasi, Husler Lakukan Sholat Jum’at Perdana di Masjid AT Taqwa Desa Solo

2 Min Read

LUTIM – Setelah direnovasi selama beberapa bulan, Masjid Jami AT Taqwa Desa Solo Kecamatan Angkona akhirnya kembali digunakan jamaah melaksanakan ibadah sholat. Untuk sholat Jum’at perdana ini juga dihadiri langsung Bupati Luwu Timur, H. Muhammad Thoriq Husler didampingi Asisten Pemerintahan, Dohri As’ari dan Kabag Kesra, Arsyad, Jum’at (24/07/2020).

Dalam sambutannya, Bupati Husler mengaku bersyukur, Masjid Jami AT Taqwa ini sudah lebih lapang, lebih layak dan sudah lebih modern. Menurut Bupati, sejak awal pemekaran, keberadaan masjid ini sudah ada dan terus mengalami perbaikan hingga menjadi lebih layak dimanfaatkan.

“Program perbaikan rumah ibadah memang menjadi salah satu program prioritas Pemerintah. Hal ini sebagai upaya untuk mendukung peningkatan kualitas ibadah masyarakat,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kebajikan pemberian hibah untuk rumah ibadah tetap dilakukan namun harus sesuai mekanisme dan aturan yang sudah ditetapkan seperti pemberian hibah melalui proposal dan tidak setiap tahun diberikan namun harus ada jeda setahun untuk memberikan bantuan bagi rumah ibadah lainnya.

Ketua Dewan Masjid Luwu Timur ini juga mengajak jamaah masjid At Taqwa agar terus memakmurkan masjid, disamping sebagai pusat pelaksaan ibadah sholat, Masjid juga bisa menjadi pusat kegiatan keagamaan seperti pengajian dan lain sebagainya.

Terkait tahun politik, orang nomor satu di Jajaran Pemerintah Kabupaten Luwu Timur ini mengajak semua jamaah dan masyarakat untuk mensukseskan agenda Pilkada dan tidak mudah terpancing atau terhasut oleh pihak-pihak yang ingin mengganggu kebersamaan dan kedamaian di Kabupaten Luwu Timur.

Untuk diketahui, bantuan hibah Pemkab Luwu Timur di Masjid Jami AT Taqwa ini senilai Rp. 290 juta yang dipotong 20 persen untuk alokasi anggaran Covid-19 sehingga total bantuan hibah sebanyak Rp. 232 juta. (hms/ikp/kominfo)

Share This Article
Asdhar adalah jurnalis yang telah mengabdikan dirinya di dunia pers sejak 2007. Lebih dari sekadar profesi, jurnalistik baginya adalah ruang untuk merawat akurasi, menjaga nalar publik, dan memastikan setiap informasi sampai kepada masyarakat dengan jernih dan bertanggung jawab. Perjalanan kariernya ditempa di Harian Seputar Indonesia, sebelum kemudian memperluas cakrawala peliputan di Kompas TV. Pengalaman lintas platform ini membentuknya sebagai jurnalis yang adaptif, tajam dalam membaca isu, serta mampu menerjemahkan peristiwa kompleks menjadi informasi yang mudah dipahami tanpa kehilangan kedalaman. Dengan lebih dari satu dekade pengalaman, dia menempatkan integritas sebagai fondasi utama dalam setiap karya jurnalistiknya. Ia percaya bahwa media bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui konsistensi, keberimbangan, dan keberanian dalam menyuarakan fakta.