PDIP-Nasdem Palopo Masih Tunggu Intruksi DPP Soal Jokowi-JK

1 Min Read

Pengurus Partai demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Nasional Demokrat (Nasdem) Palopo mengaku masih menunggu petunjuk dan intruksi dari Dewan Pengurus Pusat (DPP) masing-masing partai terkait langkah dan strategi pemenangan pasangan calon presiden dan wakil presiden, Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK).

Ketua DPC PDIP Kota Palopo, Alfri Jamil mengatakan hingga kini pihaknya masih menunggu petunjuk dari struktur tertinggi partainya terkait langkah pemenangan pasangan Jokowi-JK di Kota Palopo.

“Kami tidak akan gegabah dalam mengambil sikap sebelum ada intruksi dari DPP, apalagi penetapan pasangan Jokowi-JK baru dilakukan pada Senin (19/5/14) kemarin,” ujar Alfri.

Meski begitu, dia mengaku pengurus dan kader DPC PDIP Kota Palopo akan all out untuk memenangkan pasangan yang diusung partainya itu.

Hal sama juga diungkapkan pengurus DPD Partai Nasdem Palopo. Melalui Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Nasdem Palopo, Halim Ahmad mengatakan jika hingga kini belum ada petunjuk dari DPP maupun pengurus wilayah terkait langkah-langkah strategi pemenangan pasangan Jokowi-JK.

Halim mengaku, sebagai tahap awal, pihaknya akan mengumpulkan basis-basis militant partainya untuk menyatukan tekad bersama-sama memenangkan pasangan Jokowi-JK.

“Pada Pemilu legislative lalu, kami telah memiliki basis-basis militant untuk Partai Nasdem, nantinya basis-basis itu akan kami kumpulkan kembali untuk memenangkan Jokowi-JK,” ujarnya.

 

Share This Article
Asdhar adalah jurnalis yang telah mengabdikan dirinya di dunia pers sejak 2007. Lebih dari sekadar profesi, jurnalistik baginya adalah ruang untuk merawat akurasi, menjaga nalar publik, dan memastikan setiap informasi sampai kepada masyarakat dengan jernih dan bertanggung jawab. Perjalanan kariernya ditempa di Harian Seputar Indonesia, sebelum kemudian memperluas cakrawala peliputan di Kompas TV. Pengalaman lintas platform ini membentuknya sebagai jurnalis yang adaptif, tajam dalam membaca isu, serta mampu menerjemahkan peristiwa kompleks menjadi informasi yang mudah dipahami tanpa kehilangan kedalaman. Dengan lebih dari satu dekade pengalaman, dia menempatkan integritas sebagai fondasi utama dalam setiap karya jurnalistiknya. Ia percaya bahwa media bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui konsistensi, keberimbangan, dan keberanian dalam menyuarakan fakta.