Perpustakaan Desa Puncak Indah Juara 1 Tingkat Sulawesi Selatan

2 Min Read

Perpustakaan Desa Puncak Indah Kecamatan Malili, sukses membawa nama baik Kabupaten Luwu Timur dengan berhasil menjadi juara 1 pada lomba Perpustakaan umum Desa/Kelurahan tingkat Sulawesi Selatan yang dilaksanakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulsel beberapa waktu lalu.

Penetapan Perpustakaan Desa Puncak Indah sebagai juara pertama se-Sulawesi Selatan dituangkan oleh tim juri dari Dinas Perpustakaan Provinsi Sulsel dalam Berita Acara Nomor : 041/628/Dispus.arsip, tanggal 17 Mei 2019, tentang Penilaian Perpustakaan Umum Desa/Kelurahan Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2019.

Hasil penilaian tim juri sebanyak tiga orang, masing-masing H. Damlan Tahir, Andi Amriana dan Siti Aliah, menempatkan Perpustakaan Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur sebagai juara pertama dengan total nilai 970, disusul Kabupaten Pinrang di posisi kedua dengan nilai 834,5 dan posisi ketiga Kabupaten Soppeng dengan nilai 800,5. Sedangkan untuk harapan 1 diraih Kabupaten Jeneponto disusul Kabupaten Bantaeng sebagai harapan 2.

Dengan hasil ini, maka Perpustakaan Desa Puncak Indah Malili, berhak mewakili Provinsi Sulsel pada lomba tingkat nasional.

Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Luwu Timur, Satri mengatakan, apa yang telah dicapai oleh Desa Puncak Indah patut diapresiasi. Hasil ini tentu berkat kekompakan dan kerjasama semua yang terkait.

“Kita berharap di tingkat nasional akan lebih baik lagi, sehingga nama baik Luwu Timur akan semakin dikenal,” pungkas Satri. (ikp/kominfo)

Share This Article
Asdhar adalah jurnalis yang telah mengabdikan dirinya di dunia pers sejak 2007. Lebih dari sekadar profesi, jurnalistik baginya adalah ruang untuk merawat akurasi, menjaga nalar publik, dan memastikan setiap informasi sampai kepada masyarakat dengan jernih dan bertanggung jawab. Perjalanan kariernya ditempa di Harian Seputar Indonesia, sebelum kemudian memperluas cakrawala peliputan di Kompas TV. Pengalaman lintas platform ini membentuknya sebagai jurnalis yang adaptif, tajam dalam membaca isu, serta mampu menerjemahkan peristiwa kompleks menjadi informasi yang mudah dipahami tanpa kehilangan kedalaman. Dengan lebih dari satu dekade pengalaman, dia menempatkan integritas sebagai fondasi utama dalam setiap karya jurnalistiknya. Ia percaya bahwa media bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui konsistensi, keberimbangan, dan keberanian dalam menyuarakan fakta.