Puspa Husler akan Giatkan Dasawisma

3 Min Read

Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Luwu Timur, Puspawati Husler akan giatkan kembali Dasawisma Luwu Timur. Demikian yang disampaikannya usai mengikuti Pembekalan Pengembangan Kepribadian dan Kepemimpinan bagi Istri Kepala Daerah di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Badan Diklat) Kemendagri, Kalibata Jakarta Selatan, Sabtu (23/04/16) lalu.

Pembekalan untuk Para Ketua TP PKK Kabupaten dan Kota dibuka secara resmi oleh istri Menteri Dalam Negeri, Erni Guntari Tjahjo Kumolo.

Dalam sambutannya, Erni mengajak para Ketua TP PKK untuk menggiatkan kembali Dasawisma dengan sasaran pengembangan potensi keluarga baik secara mental spiritual maupun fisik material.

“Hendaknya para kader PKK diaktifkan kembali secara sistematis guna mendukung 10 program pokok PKK,” harapnya.

Erni Guntari juga mengajak ibu-ibu untuk menggalakkan program-program daur ulang yang bisa dimanfaatkan di rumah-rumah masyarakat.

Selain itu, program pemanfaatan sampah baik berupa bank sampah utamanya sampah plastik juga pemilahan sampah basah menjadi kompos dapat menjadi program kerja terpadu Pokja 3 guna pemanfaatan ruang kosong sekitar rumah.

Hal lain adalah menanam jenis hydroponik, dengan memanfaatkan keterbatasan lahan guna ketahanan pangan keluarga.

Hal lain yang diarahkan oleh Erni Guntari adalah pemberian tanda baik berupa bendera atau apapun kepada rumah yang terdapat ibu hamil di dalamnya.

Jika fasilitas kesehatan jauh dari desa, maka bisa bekerjasama dengan Dinas kesehatan untuk membuat rumah singgah. Para Ketua TP PKK diharapkan dapat membuat program kader PKK pendamping ibu hamil.

“Pendampingan ibu hamil sangat penting guna mengurangi angka kematian ibu dan anak di Indonesia,” jelas Erni.

Usai mengikuti pelatihan, Hj. Puspawati Husler mengatakan, bahwa sudah ada beberapa program yang akan dikerjakan oleh PKK Luwu Timur dan semuanya adalah untuk mendukung tercapainya Visi suaminya menjadikan Luwu Timur Terkemuka 2021.

“Kami akan melakukan sinergi program dengan pemerintah sehingga Visi dan Misi Kabupaten Luwu Timur dapat tercapai,” terang Puspa.

Selain itu, Puspa juga akan mendukung gerakan deteksi dini GOPTKI kanker Rahim. “Seperti yang disampaikan ibu Erni dalam sambutannya, di Indonesia ada 15.000 kasus baru kanker leher rahim setiap tahunnya dengan angka kematian mencapai 7.500 per tahun.”

“Sehingga kita akan menggerakkan, mensosialisasikan serta melaporakan kegiatan-kegiatan TP PKK Kabupaten Luwu Timur mendukung program PKK Nasional dengan melakukan sinergitas program utamanya melihat masalah yang sama, memiliki visi dan misi yang sejalan dan memliliki program yang sejenis,” jelasnya

TAGGED:
Share This Article
Asdhar adalah jurnalis yang telah mengabdikan dirinya di dunia pers sejak 2007. Lebih dari sekadar profesi, jurnalistik baginya adalah ruang untuk merawat akurasi, menjaga nalar publik, dan memastikan setiap informasi sampai kepada masyarakat dengan jernih dan bertanggung jawab. Perjalanan kariernya ditempa di Harian Seputar Indonesia, sebelum kemudian memperluas cakrawala peliputan di Kompas TV. Pengalaman lintas platform ini membentuknya sebagai jurnalis yang adaptif, tajam dalam membaca isu, serta mampu menerjemahkan peristiwa kompleks menjadi informasi yang mudah dipahami tanpa kehilangan kedalaman. Dengan lebih dari satu dekade pengalaman, dia menempatkan integritas sebagai fondasi utama dalam setiap karya jurnalistiknya. Ia percaya bahwa media bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui konsistensi, keberimbangan, dan keberanian dalam menyuarakan fakta.