Tingginya angka kecelakaan Lalulintas di Kabupaten Luwu disebabkan oleh berbagai factor, salah satunya adalah kurangnya lampu penerang jalan di wilayah Kabupaten Luwu. Hal tersebut diungkapkan Kapolres Luwu, AKBP Rudi Heru Susanto saat ditemui luwuraya.com di ruang kerjanya, Selasa (2/10/12).
Rudi menjelaskan Pemerintah Kabupaten Luwu harusnya memprioritaskan memasang lampu penerang jalan di sepanjang jalan Belopa-Palopo sebab daerah tersebut memang daerah yang rawan terjadi kecelakaan Lalulintas yang rata-rata berakibat fatal.
“Harusnya yang menjadi prioritas yang harus diperhatikan Pemerintah Kabupaten Luwu adalah menyediakan sarana lampu penerang, sebab dari analisa kami penyebab tingginya angka kecelakaan Lalulintas karena minimnya alat penerang,” kata Rudi.
Dijelaskan Rudi kecelakaan yang berakibat fatal di daerah Luwu rata-rata terjadi pada malam hari, dari keterangan sejumlah pengemudi yang pernah mengalami kecelakaan menuturkan faktor jalan yang gelap menyebabkan terjadinya kecelakaan.
“Selain itu kurangnya rambu-rambu Lalulintas juga salah satu penyebab terjadinya kecelakaan Lalulintas,” ujarnya.
Sementara itu, Kasat lantas Polres Luwu, AKP Fahruddin mengakui dalam sebulan terjadi sedikitnya empat kecelakaan Lalulintas yang berakibat fatal. Artinya dalam sebulan ada dua nyawa yang melayang sia-sia karena kecelakaan Lalulintas.
“memang daerah Luwu adalah daerah yang paling rawan terjadi kecelakaan Lalulintas yang berakibat fatal, dan penyebabnya adalah keteledoran pengemudi dan kurangnya lampu penerang jalan, karena rata-rata kecelakaan yang fatal terjadi apda malam hari,” kata Fahruddin.
Sebagai upaya antisipasi, Satuan Lalulintas Polres Luwu sudah melakukan koordinasi dengan jajaran Dishub dan Organda serta pemkab Luwu untuk memberikan penyuluhan kepada seluruh pengemudi termasuk memasang lampu penerang jalan.(b)
Haswadi