Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Delapan DPO Kasus Pembunuhan di Toraja Menyerahkan Diri
Hukum

Delapan DPO Kasus Pembunuhan di Toraja Menyerahkan Diri

Redaksi
Redaksi Published 5 Oktober 2012
Share
2 Min Read
SHARE

Setelah beberapa pekan menjadi buronan Polisi, delapan orang pelaku pengeroyokan dan pembunuhan  terhadap warga Desa To Kulu, Kecamatan Alla, Kabupaten Enrekang akhirnya menyerahkan diri di Polres Tana Toraja.

Sebelumnya dua orang pelaku sudah terlebih dahulu ditangkap aparat Kepolisian Polres Tana Toraja, mereka adalah Calvin alias Capping dan Riser Laurance alias Tua yang ditangkap di Kolaka, Sulawesi Tanggara. Saat ini keduanya sudah mendekam di sel Polres Tana Toraja.

Wakapolres Tana Toraja, Kompol Novly F Pitoy yang dikonfirmasi luwuraya.com membenarkan hal etrsebut. Novly menjelaskan saat ini para pelaku tengah diperiksa penyidik Polres.

“Setelah peristiwa berdarah tersebut para pelaku melarikan diri bahkan ada yang sampai ke Kalimantan,” kata Novly.

Novly menambahkan saat ini masih ada empat orang pelaku yang belum menyerahkan diri dan masih dalam pengejaran aparat Kepolisian.

“Masih ada empat orang DPO, namun kami sudah mengantongi identitasnya,” ujarnya.

Sebelumnya terjadi perkelahian antar kelompok di Tana Toraja, peristiwa ini menyebabkan seorang warga bernama Rusmin (20) meninggal dunia akibat terkena hantaman benda keras di kepala bagian belakang. Selain itu tiga orang warga laiinya juga mengalami luka tikaman.

Akibat dari pertikaian itu jalur transportasi darat dari Enrekang ke Toraja dan Makassar sempat tertutup karena warga di perbatasan Kabuapaten Enrekang dan Toraja memblokir jalan. Satu Pleton Brimob dari Pare-Pare langsung diturunkan untuk mengamankan situasi di perbatasan pasca bentrokan tersebut.(b)

Elis Mangesa

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Laka Di Burau, Satu Orang Meninggal Dunia

TGTPP Berhasil Sembuhkan 4 Orang Positif Covid-19 di Lutim

Update Terbaru Covid19, Pasien Sembuh 50, Kasus Baru 5 Dan 2 Meninggal

Dandim 1403 Sawerigading: Deteksi Dini Pemicu Konflik Pemilukada Luwu

Selama Ramadhan, Angka Kecelakaan di Lutim Turun 52,3 Persen

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Waduh, Sekretaris dan Anggota KPU Nyaris Adu Jotos
Next Article 14 Kelompok Ikut Lomba Paduan Suara dan Lagu Rohani
Leave a Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Might Also Like

DPRD Luwu Timur

Amran Syam Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan PKS Milik PT MPA

26 Juni 2018
Metro

Juga Tak Kebagian Soal, SMA di Lutim Fotocopy Soal

18 April 2013
Luwu Timur

Pemkab Lutim Gelar Sosialisasi dan Diseminasi Hasil Kajian Kelitbangan

22 September 2023
Luwu Timur

Staf Ahli Ekonomi dan Keuangan Hadiri Festival KIM Nasional di Anjungan City of Makassar

10 Agustus 2024
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?