Kapolres Palopo, AKBP Endang Rasyidin tak mau kecolongan lagi, tindakan tegas berupa tembak di tempat bagi pelaku rusuh akan dilakukan. Hal tersebut diungkapkan Endang usai melakukan simulasi pengamanan menghadapi hasil putusan sidang di Mahkamah Konstitusi (MK) yang dijadwalkan hari Senin (29/4/13) mendatang.
Simulasi pengamanan ini dilakukan di Lapangan Pancasila, Rabu (24/4/13) pagi tadi dan diikuti satu Unit Tindak Brigadir Mobil (Brimob) Subden B Parepare yang diperbantukan di Kota Palopo.
Pada simulasi tersebut, sedikitnya 10 orang pelaku kerusuhan berhasil dilumpuhkan dan Polisi berhasil mengendalikan situasi menjadi kondusif.
“Massa yang melakukan aksi dan dianggap dapat membahayakan masyarakat dan personil akan kita lumpuhkan dengan menggunakan peluru karet,” kata Endang.
Menurutnya sikap tegas ini, mengcu pada Peraturan Kapolri Nomor 1 tahun 2009 tentang mengantisipasi kerusuhan.
Endang juga menyebutkan, suasana Kota Palopo jelang putusan MK cukup kondusif, namun Polisi tetap siaga penuh dengan menjaga 73 titik vital pemerintahan dan perkantoran swasta, termasuk pasar dan swalayan.(b)
Haswadi




