Salah sorang guru di SMA Negeri 1 Towoti Bahtiar (38) meninggal dunia setelah usai mengikuti Karnaval Hari Ulang Tahun Luwu Timur, yang ke 10 yang dipusatkan dilapangan Andi Nyiwi Kecamatan Malili Kabupaten Luwu Timur, Sabtu (4/5/13) kemarin.
Dari informasi yang dihimpun luwuraya.com, awalnya korban tersebut mengikut sertakan siswanya pada kemah pramuka di Lapangan Sokarno Hatta dan korban bertindak sebagai bina damping.
Setelah kegiatan karnaval digelar korban juga ikut dalam pendampingan siswanya dalam kegiatan tersebut. Usai karnaval korban hendak pamit pulang ke rumahnya di Desa Wawondula, Kecamatan Towoti namun kepulangannya berujung pada kecelakaan lalulintas dipertigaan Enggano Kecamatan Towoti yang akhirnya meninggal dunia.
Ketua Pelaksana Hari Ulang Tahun (HUT) Luwu Timur, Mas’ud Masse yang dikonfirmasi luwuraya.com, Minggu (05/05/13) sore tadi membenarkan adanya insiden yang terjadi yang mengakibatkan meninggalnya salah seorang guru karena kecelakaan lalulintas tersebut.
“Saya sudah konfirmasi kepada seksi kegiatan yaitu kadis Pendidikan agar dapat memberikan bantuan belasungkawa dari panitia untuk keluarga korban,” ungkap Mas’ud yang juga sebagai Asisten pembangunan Kabupaten Luwu Timur.
Sementara itu, Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Luwu Timur, AKP Paliling Angga yang dikonfirmasi mengatakan kecelakan lalulintas yang mengakibatkan meninggalnya Bahtiar Umar salah seorang guru SMA 1 Towoti terjadi dipertigaan Enggano Kecamatan Towoti, Sabtu (04/05/13) kemarin sekitar pukul 18.20 wita.
Menurutnya, korban saat itu mengendarai sepeda motor Honda supra berlawanan dengan kendaraan mini bus yang dikemudikan oleh salah seorang karyawan PT Thiss atas nama Iwan.
Dua kendaraan tersebut diluar kendali dan akhirnya terjadi kecelakaan lalulintas sementara sopir mini bus tersebut sudah diamankan di Polres Luwu Timur untuk dimintai keterangan. (b)
Alpian Alwi




