Mutasi pejabat Pemerintah Kota Palopo kembali bergulir, Rabu (5/6/13) di gedung Saokotae Jl Veteran Kota Palopo. Mutasi tersebut menggeser sejumlah posisi jabatan eselon II. Martin jaya yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Kota (Sekkot) Palopo diposisikan sebagai staf ahli bidang pemerintahan, begitu juga dengan Abdullah, sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan dipercayakan sebagai staf ahli bidang pembangunan, sedangkan posisinya sebagai Kadis Pertanian diisi Masjaya, mantan Camat Wara Selatan.
Jabatan lainnya yang ikut bergeser yakni Kepala Dinas Pendidikan (Diknas) Kota Palopo sebelumnya dijabat Samsu digantikan oleh Andi Sakti Raja, selanjutnya Samsu dinonjobkan. Sementara, posisi Kepala Bagian Humas dan Protokoler dipercayakan kepada Baso Akhmad, menggantikan Ansir Ismu yang diposisikan menjabat sebagai Sekretaris sekaligus pelaksana tugas pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.
Wali Kota Palopo, PA Tenriadjeng usai pengambilan sumpah dan janji jabatan, mengharapkan agar pejabat yang baru saja dilantik tetap menjaga silaturahim antar sesama dan tidak menyombongkan diri dengan jabatannya. Diakhir masa jabatannya itu, Tenriadjeng meminta agar Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemkot Palopo alam menjalankan tugasnya tidak menonjolkan egoisme.
“Jabatan yang diemban hanyalah sementara, pelihara terus hubungan silaturahim, dan jangan pernah remehkan orang lain,” kata Tenriadjeng, saat memberikan sepatah kata usai melakukan pelantikan.
Wali Kota Palopo dua periode ini juga memuji kinerja Sekretaris Kota Palopo, Andi Syamsu Rijal Syam bersama seluruh jajarannya yang telah bekerja keras dalam kurun waktu enam bulan terakhir sehingga Kota Palopo berhasil keluar dari kemelut disclaimer. Namun, Tenriadjeng juga berharap agar kinerja PNS Pemkot Palopo tetap diperhatikan, alasannya, banyak PNS yang jadi raja kecil di tempatnya bertugas. tugas-tugas PNS banyak diambil alih oleh Pegawai Tenaga Sukarela. Pada kesempatan itu pula, Wali Kota memerintahkan, Andi Syamsu Rijal Syam bersama Kepala Badan Kepegawaian, Andi Nurpalullu melakukan pemantauan terhadap kedisiplinan PNS.
“Kedisiplinan PNS sudah tidak terpantau lagi, akibatnya ada PNS sudah enam bulan tidak masuk Kantor, namun tidak mendapat teguran oleh pimpinannya,” kata Tenriadjeng.
Mengakhiri sambutannya, Tenriadjeng meminta maaf kepada seluruh bawahannya, dan memaafkan jika ada kesalahan yang dilakukan oleh bawahannya selama menjabat sebagai Wali Kota Palopo. (*)
Amran Amir/Haswadi




