Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Husler Minta Keterlibatan Pramuka Membentuk Karakter Pemuda
Komunitas

Husler Minta Keterlibatan Pramuka Membentuk Karakter Pemuda

Redaksi
Redaksi Published 14 Agustus 2013
Share
1 Min Read
SHARE

Ribuan pramuka di kabupaten Luwu Timur menghadiri upacara peringatan Hari Pramuka ke-52 yang berlangsung dihalaman Kantor Dinas Pendidikan, Kebudayaan Pariwisata pemuda dan Olahraga (Dikbudparmudora), Rabu (14/08/13) pagi tadi.

Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Luwu Timur, Muhammad Thorig Husler mengatakan gerakan  Pramuka  ditujukan untuk mempercepat  keberhasilan  dalam  upaya pembentukan  karakter  kaum  muda  yang  lebih  baik,  sehingga dapat menjadi warga negara yang bertanggung jawab serta calon  pemimpin bangsa yang lebih handal pada masa depan.

“Membangun manusia  yang memiliki  karakter,  serta membangun bangsa yang memiliki watak yang kuat dapat dicapai melalui gerakan pramuka, pasalnya peranan Gerakan Pramuka sebagai  lembaga pendidikan non formal bertujuan untuk membentuk kaum muda berkarakter,  menanamkan semangat  kebangsaan dan meningkatkan  keterampilan,” ungkap Husler.

Husler melanjutkan, permasalahan kaum muda saat ini sangat kompleks, dimana kaum muda dihadapkan pada dua masalah  besar  yaitu  yang  berkaitan  dengan masalah  sosial  dan masalah  kebangsaan.

Masalah  sosial  meliputi  penggunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (Napza), hubungan  seksual  pra-nikah, dan aborsi  yang  disebabkan  pergaulan  bebas, perkelahian, tawuran dan kekerasan, serta  kriminalitas remaja.

“Sementara masalah kebangsaan meliputi  antara lain solidaritas sosial  rendah, semangat kebangsaan  rendah, semangat bela negara  rendah, dan semangat persatuan dan kesatuan rendah,” ujar Husler.

Menurutnya, pendidikan kepramukaan  sebagai salah satu pilar  pendidikan dituntut untuk dapat lebih berkontribusi secara nyata dalam hidup dan  kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk dalam menyelesaikan masalah kaum muda.

Alpian Alwi

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Pemdes Mandiri Salurkan BLT Dana Desa Kepada 105 KK

600 Atlet Taekwondo Berlaga di STC Cup Series 2

Kadis Perikanan Lutim Paparkan Program Unggulan Bidang Perikanan

Sepatu Anggota Paskibraka Lepas Saat Upacara Kemerdekaan

Siap-Siap! Besok Ada Pasar Murah di Anjungan Sungai Malili, Tanpa Syarat KTP!

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Jelang Pendaftaran CPNS, Pemohon Kartu Kuning Melonjak
Next Article Pemkot Palopo-BPKP Teken MoU Tentang Simda

You Might Also Like

Luwu Timur

Husler berharap Perbaikan Ruas Jalan Beton Di Desa Tarabbi Segera Rampung

17 Mei 2019
Luwu Timur

Meningkat Drastis, Pasien Sembuh Bertambah 35 Sedangkan Kasus Baru 28

1 Januari 2021
Luwu Timur

Bupati Budiman Serahkan Propemperda Luwu Timur TA 2024 ke DPRD Lutim

6 November 2023
Luwu Timur

Pemkab Lutim Gelar fasilitasi Onboarding Penyedia UMKM Pada Ekatalog Lokal dan Toko Daring

29 Juni 2022
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?