Ribuan pramuka di kabupaten Luwu Timur menghadiri upacara peringatan Hari Pramuka ke-52 yang berlangsung dihalaman Kantor Dinas Pendidikan, Kebudayaan Pariwisata pemuda dan Olahraga (Dikbudparmudora), Rabu (14/08/13) pagi tadi.
Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Luwu Timur, Muhammad Thorig Husler mengatakan gerakan Pramuka ditujukan untuk mempercepat keberhasilan dalam upaya pembentukan karakter kaum muda yang lebih baik, sehingga dapat menjadi warga negara yang bertanggung jawab serta calon pemimpin bangsa yang lebih handal pada masa depan.
“Membangun manusia yang memiliki karakter, serta membangun bangsa yang memiliki watak yang kuat dapat dicapai melalui gerakan pramuka, pasalnya peranan Gerakan Pramuka sebagai lembaga pendidikan non formal bertujuan untuk membentuk kaum muda berkarakter, menanamkan semangat kebangsaan dan meningkatkan keterampilan,” ungkap Husler.
Husler melanjutkan, permasalahan kaum muda saat ini sangat kompleks, dimana kaum muda dihadapkan pada dua masalah besar yaitu yang berkaitan dengan masalah sosial dan masalah kebangsaan.
Masalah sosial meliputi penggunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (Napza), hubungan seksual pra-nikah, dan aborsi yang disebabkan pergaulan bebas, perkelahian, tawuran dan kekerasan, serta kriminalitas remaja.
“Sementara masalah kebangsaan meliputi antara lain solidaritas
Menurutnya, pendidikan kepramukaan sebagai salah satu pilar pendidikan dituntut untuk dapat lebih berkontribusi secara nyata dalam hidup dan kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk dalam menyelesaikan masalah kaum muda.
Alpian Alwi




