Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Reading: Dua Sekolah di Lutim Raih Sertifikat Sekolah Adiwiyata
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Dua Sekolah di Lutim Raih Sertifikat Sekolah Adiwiyata
Metro

Dua Sekolah di Lutim Raih Sertifikat Sekolah Adiwiyata

Redaksi
Redaksi 25 Desember 2013
Share
SHARE

Dua sekolah di Kabupaten Luwu Timur kembali meraih sertifikat sekolah  Adiwiyata tingkat provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2013. Kedua sekolah tersebut yakni SMPN 3 Burau dan SMPN 1 Tomoni. Sebelumnya, SDN 238 Mallaulu Kecamatan Malili juga meraih Piagam Adiwiyata pada penganugerahan Adiwiyata Nasional 2013 di Grand Sahid Jaya Jakarta, Jumat (20/12/13) lalu.

Sementara Penghargaan  Adiwiyata Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan ini diserahkan oleh Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Agus Arifin Nu’mang pada acara Malam Anugerah Lingkungan di Hotel Sahid Makassar. Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Agus Arifin Nu’mang mengatakan Program Adiwiyata merupakan program yang dicanangkan pemerintah provinsi Sulawesi Selatan sejak tahun 2008 kepada sekolah yang berperan dalam pengelolaan lingkungan hidup sehingga dapat mewujudkan lingkungan sekolah sehat.

“Program ini diharapkan mendorong kepada para siswa untuk lebih memahami kondisi lingkungan dan pentingnya lingkungan yang sehat serta nyaman khusunya lingkungan sekolah,” ungkap Agus.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu Timur, Bahri Suli mengatakan dengan diraihnya penghargaan ini diharapkan juga bisa diikuti sekolah sekolah lain dari semua tingkatan untuk turut serta berperan dalam Program Adiwiyata agar nantinya dapat menciptakan sekolahnya masing masing menjadi sekolah berbudaya lingkungan.

BACA JUGA:

Bupati Lutim Turun Langsung, Warga Tinggal di Gubuk Sampah di Malili Direlokasi

” Program sekolah berbudaya lingkungan (SBL) tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah namun diharapkan kepada instansi terkait harus untuk pro aktif dalam mendukung program SBL sehingga terjadi sinergitas antara lembaga sekolah dengan dinas-dinas terkait dalam mensukseskan program SBL di Kabupaten Luwu Timur,” ungkap Bahri. (*)

 

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Dukung Layanan Kesehatan, PT Vale Bantu Ambulans untuk PMI Kolaka

Masjid Agung Syuhada Masamba Jadi Rest Area Mudik “Andalan Hati” di Jalur Luwu Raya

BMKG Prediksi Cuaca Mudik di Luwu Raya Didominasi Hujan Ringan

Pemkab Luwu Utara Anggarkan Rp21,6 Miliar untuk Program JKN PBPU 2026

Gubernur Sulsel: Aspirasi DOB Luwu Raya Tinggal Menunggu Keputusan Pusat

Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Copy Link Print
Previous Article 11 Bulan Gaji Tak Terbayar, Guru Agama Protes
Next Article Saldy Serahkan SK Pengangkatan Ketua Nasdem ke KPU Lutim
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?