Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Reading: Natal dan Tahun Baru, Harga Ayam dan Telur Naik
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Natal dan Tahun Baru, Harga Ayam dan Telur Naik
Ekonomi

Natal dan Tahun Baru, Harga Ayam dan Telur Naik

Redaksi
Redaksi 25 Desember 2013
Share
SHARE

Hari raya Natal dan menyambut tahun Baru 2014, harga sejumlah kebutuhan pokok di Kota Palopo mulai merangkak naik.

Pantauan luwuraya.com di Pusat Niaga Palopo (PNP), kenaikan harga paling signifikan terlihat pada harga ayam potong dan telur. Ayam potong yang sepekan lalu masih dijual oleh pedagang pada kisaran harga Rp12 ribu per kilogram (kg), kini naik menjadi Rp23 ribu perkg.

Untuk harga perekor, maka untuk ayam dengan kisaran bobot seberat 2 kg, maka dijual oleh pedagang hingga mencapai harga Rp45 ribu, sementara untuk ukuran sedang, dijual pedagang dengan harga mencapai Rp40 ribu perekornya.

Selain harga ayam potong, harga telur juga mengalami kenaikan harga antara Rp100 hingga Rp300 perbutirnya.

BACA JUGA:

CEO PT Vale Tinjau Proyek HPAL Sambalagi, Pastikan Pembangunan Sesuai Target

Untuk telur ayam ras, yang sebelumnya dijual pedagang seharga Rp1.000, kini naik menjadi Rp1.100 perbutir. Begitu juga dengan telur bebek yang sebelumnya dijual seharga Rp1.700, naik mencapai Rp2.000 perbutir.

Salah seorang pedagang di PNP Palopo, Samsidar mengaku jika kenaikan harga ini disebabkan karena momentum hari raya Natal dan Tahun baru 2014, yang menyebabkan permintaan kebutuhan dari masyarakat yang meningkat.

“Sudah menjadi hal biasa ketika menghadapi hari-hari besar, biasanya harga kebutuhan naik,” ujarnya.

Terkait kenaikan harga kebutuhan pokok ini, salah seorang konsumen, Lina mengaku mengeluhkan tingginya kenaikan harga kebutuhan tersebut. “Tetapi kami masyarakat hanya bisa menerima saja, karena tidak tahu mau mengeluh ke mana lagi,” ungkapnya.

 

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Prospek Bisnis PT Vale 2026 Kian Cerah, Ditopang Proyek Strategis dan Efisiensi

Pendapatan PT Vale Naik 4 Persen pada 2025

Angka Kemiskinan Terus Turun, Lutra Siapkan Strategi Baru Berdayakan 500 KK pada 2026

Pangdam Hasanuddin dan PT Vale Bahas Dampak Konflik Global terhadap Stabilitas Ekonomi

IGP Morowali Makin Progresif, PT Vale Bangun Kemitraan Strategis dengan Pemda

Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Copy Link Print
Previous Article Abdul Thayyib Terpilih Jadi Ketua KPU Luwu
Next Article Momen Natal, Pengunjung Sejahtera Meningkat 50 Persen
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?