Sejumlah dokter dan perawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) I La Galigo, Kabupaten Luwu Timur mengeluhkan belum terbayarnya tagihan pembayaran dari pelayanan Jaminan Kesehatan masyarakat (Jamkesmas) sejak bulan Agustus hingga Desember 2013 lalu.
Informasi yang dihimpun, pihak dokter dan perawat sudah memasukkan laporan pertanggung jawaban sebagai syarat pencairan dana Jamkesmas, kepada pengelola atas pelayanan yang diberikan kepada pasien kelas III. Namun, pencairan dana itu belum juga mereka terima hingga saat ini.
“Sejak bulan Agustus hingga Desember 2013 kami belum menerima dana Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas),” ungkap salah seorang dokter di RSUD I La Galigo yang enggan namanya disebutkan.
Menanggapi hal ini, Pengelola Jamkesmas RSUD I La Galigo, Yance yang dikonfirmasi membenarkan jika dana tersebut belum dibayarkan kepada para dokter dan perawat atas jasa medis yang mereka berikan terhadap pasien anggota Jamkesmas.
Menurutnya, pihaknya memang sudah mengirimkan klaim pembayaran Jamkesmas untuk bulan Agutus hingga Desember 2013 ke Kementerian kesehatan RI dengan total tagihan sebesar Rp2,9 miliar. “Namun, sampai sekarang belum juga dicairkan kepada kami,” ungkapnya.
Menurutnya, tidak hanya jasa dokter dan perawat saja yang belum dibayarkan, melainkan juga jasa sarana rumah sakit pun termasuk dalam klaim tagihan sebesar Rp2,9 miliar itu.
“Jika anggaran dari pusat sudah turun pasti langsung segera kami bayarkan ke dokter dan perawat,” ungkap Yance. (*)




