Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Herdinang: Pemerintah Gagal Ciptakan Pemilih Cerdas
News

Herdinang: Pemerintah Gagal Ciptakan Pemilih Cerdas

Redaksi
Redaksi Published 10 Februari 2014
Share
2 Min Read
SHARE

Ketua Fraksi Partai Demokrat Kabupaten Luwu Timur, Herdinang menilai pemerintah saat ini gagal dalam program bantuan pembinaan politik. Menurutnya, kegagalan tersebut dikarenakan pemerintah belum mampu meyakinkan masyarakat untuk cerdas dalam berpolitik.

“Saya menilai jika pemerintah saat ini gagal dalam bantuan pembinaan politik padahal anggaran tersebut sangat besar, untuk Kabupaten Luwu Timur sendiri pemilih cerdas hanya sekitar 15 persen,” ungkap Herdinang.

Herdinang yang juga menjabat sebagai Sekertaris Komisi I DPRD Kabupaten Luwu Timur ini menjelaskan jika masyarakat dalam memilih calon legislatif tidak lagi mengedepankan kemampuan individual dalam memilih calon legislatif melainkan atas dasar finansial, kekeluargaan dan hubungan emosional. Oleh karena itu, jika hal tersebut terus berlanjut maka akan terbentuk suatu parlemen yang tidak kuat sehingga harapan rakyat nantinya tidak akan tercapai.

“Pemerintah diminta untuk melakukan evaluasi terkait hal ini. Selain itu, pemerintah dan Partai Politik (Parpol) juga harus duduk bersama untuk membicarakannya,” ungkap Herdinang.

Selain itu, penyelenggara Pemilihan Umum (Pemilu) seperti KPU dan Panwas juga diminta agar menjalankan tugasnya masing-masing dikarenakan peraturan KPU terkait larangan pemasangan atribut masih belum sepenuhnya dilakukan.

“Penyelenggara pemilu ini diminta agar menjalankan tugasnya masing-masing dikarenakan saat ini aturan tersebut belum sepenuhnya terlaksana sebab dari hasil pantauan saya dari Makassar sampai Luwu Timur atribut parpol masih banyak yang melanggar, masalah lainnya lagi Caleg ada yang menyumbang ke masjid dan memanfaatkan jasa untuk meraup suara,” ungkap Herdinang. (*)

 

 

 

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Jelang Verifikasi Nasional, Wabup Irwan Pantau Persiapan Forum Kabupaten Sehat

Catat, Ini Nomor Darurat Damkar Palopo yang Aktif

Bupati Budiman Letakkan Batu Pertama Renovasi Masjid “Baitul A’la” Pabeta

Husler Ikut Ramaikan Bike For Fun Pemuda Luwu Timur

Perslutim Lutim Lolos Porprov Sulsel 2026, DPRD Pastikan Dukungan untuk Olahraga

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Peringatan K3, Husler Jinakkan Api
Next Article Trayek di Caplok, Supir Pete-Pete Pepabri Demo

You Might Also Like

Metro

APBD Luwu Defisit Rp 4,5 Miliar

5 Oktober 2012
Metro

Luwu Utara Masuk Daerah Terbaik Penjaminan Mutu Pendidikan di Sulsel

27 Februari 2018
Luwu Timur

Gebyar Paud se-Kecamatan Towuti, BP Lutim Sebut Perlunya Peningkatan Potensi Anak Usia Dini

7 Desember 2021
Politik

Andi Fauziah : Pancasila pemersatu perbedaan

9 Februari 2018
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?